facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

NIK Dipakai Warga Pancoran, Peserta Vaksinasi Covid-19 di Kota Malang Kecewa

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 06 Oktober 2021 | 14:29 WIB

NIK Dipakai Warga Pancoran, Peserta Vaksinasi Covid-19 di Kota Malang Kecewa
Salah satu peserta vaksinasi Covid-19 di Kota Malang yang gagal vaksin karena NIK telah dipakai orang lain, Rabu (6/10/2021). [Suara.com/Bob Bimantara Leander]

Akibat NIK terpakai orang lain, warga di Kota Malang gagal vaksinasi Covid-19

SuaraMalang.id - Seorang peserta vaksinasi drive thru Polresta Malang Kota yang digelar di kawasan Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (6/10/2021) terpaksa batal disuntik vaksin Covid-19. Sebab data pribadinya, yakni NIK (Nomor Induk Kependudukan) telah terpakai orang lain.


Peserta yang gagal divaksin diketahui bernama Revanka (15). Sedangkan NIK miliknya dipakai seseorang di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.


"Tadi tidak bisa vaksin karena NIK-nya sudah terdaftar di Jakarta," kata Fia, kakak dari Revanka.


Fia juga menjelaskan, dia dan adiknya padahal tidak pernah ke Jakarta sama sekali. Dia pun heran NIK adiknya sudah dipakai vaksin sebanyak dua kali dosis.

Baca Juga: Tiga Anggota Pasukan Pengawal Paus Mengundurkan Diri karena Menolak Divaksin Covid-19


"Itu NIK-nya sudah terdaftar vaksin dua kali. Padahal belum sama sekali. Kan masih di bawah 17 tahun baru ini vaksin," tutur dia.


Fia pun mengaku kecewa. Sebab, dia dan adiknya sudah mengantre kurang lebih satu jam di vaksinasi drive thru itu.


"Kecewa lah tapi ya gimana orang gak bisa. Saya ke sini dari jam 09.00 kurang tadi," tutur dia.


Terpisah, Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengaku, akan berkoordinasi dengan kepolisian Jakarta untuk mengetahui penyebab kasus Reva tersebut.


"Kami akan berkoordinasi dengan jajaran kepolisian Jakarta Selatan untuk ditelusuri, belum vaksin tapi NIK-nya sudah digunakan ini," kata dia.

Baca Juga: Jadwal dan Lokasi Vaksinasi COVID-19 di Kota Bekasi 6 Oktober 2021, Ada di 4 Tempat


Buher menambahkan, kejadian ini tidak terjadi pertama kali di Kota Malang. Sebelumnya pernah ada kejadian orang yang vaksin di Poliklinik di Kota Malang, tapi tidak jadi karena NIK-nya di pakai di Blitar.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait