alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wisata di Banyuwangi Dijadwalkan Buka 10 September, Pengunjung Harus Sudah Vaksin

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 09 September 2021 | 06:05 WIB

Wisata di Banyuwangi Dijadwalkan Buka 10 September, Pengunjung Harus Sudah Vaksin
Pulau Merah merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang terdapat di sebelah Selatan Banyuwangi. [istimewa]

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan, wisata di wilayah segera dibuka kembali dengan tetap berpedoman ketentuan yang berlaku,

SuaraMalang.id - PPKM Kabupaten Banyuwangi telah turun ke level 2. Sejumlah tempat wisata dijadwalkan buka kembali, pada 10 September 2021.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan, wisata di wilayah segera dibuka kembali dengan tetap berpedoman ketentuan yang berlaku, salah satu syarat utama pelaku dan pengunjung wisata harus sudah vaksin. Kemudian menjadikan aplikasi PeduliLindungi sebagai basis penataan pengunjung.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi, tempat wisata dijadwalkan dibuka kembali pada 10 September 2021 dengan berbagai ketentuan, di antaranya kapasitas pengunjung hanya 25 persen.

"Kita semua bersyukur, tapi jangan lengah. Kalau nanti melonjak lagi, kita semua yang susah karena berpotensi ditutup lagi," ujar Bupati Ipuk saat rapat koordinasi bersama Satgas Penanganan COVID-19 Banyuwangi, mengutip dari Antara, Rabu (8/9/2021).

Baca Juga: PPKM Level 3 di Jakarta Diperpanjang Lagi Sampai 13 September, Ini Aturan Lengkapnya

Selain itu, setiap destinasi wisata harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau memakai barcode atau menunjukkan sertifikat vaksin bagi para pengunjung sebagai syarat masuk.

Menurut Ipuk, Banyuwangi pada masa pandemi ini mengandalkan pariwisata berkualitas, bukan pariwisata massal.

"Kami minta kepada teman-teman pelaku wisata agar destinasi mengutamakan quality tourism dengan mengejar kualitas wisata, bukan pada kuantitas pengunjung," ucapnya.

Ia menambahkan selama pandemi utamanya ketika masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), industri wisata sangat terpukul karena harus ditutup sementara.

"Mari kita jaga bersama. Jangan sampai kita kembali lagi ke level 3 apalagi 4, karena nantinya wisata Banyuwangi bisa ditutup kembali. Dibukanya pariwisata ini membutuhkan komitmen dan kesadaran bersama. Mari patuhi dan jalankan semua persyaratan yang telah ditentukan," tuturnya.

Baca Juga: Kota Bandung Jadi Zona Kuning, Tempat Wisata Dapat Relaksasi

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto menambahkan bahwa pariwisata Banyuwangi bukan dilonggarkan meskipun dibuka lagi.

"Ingat bukan dilonggarkan tapi dikendalikan. Jangan sampai lupa diri sehingga membuat kasus COVID-19 naik lagi. Mari kita jaga bersama dan taati aturan. Apabila melanggar akan kami tindak," katanya.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan bahwa TNI dan Polri akan melakukan pengawasan di tempat-tempat wisata.

"Kami akan tempatkan personel dari TNI dan Polri sesuai kawasan untuk memantau destinasi wisata," ujarnya.

Rakor ini juga diikuti oleh para pelaku wisata, seperti kelompok sadar wisata (pokdarwis), pengelola destinasi wisata, Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI), agen travel, pemandu wisata dan pelaku wisata lainnya secara virtual. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait