facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

HUT ke-76 RI, Ini Rekomendasi 9 Film Perjuangan yang Bisa Temani Libur Kalian di Rumah

Muhammad Taufiq Selasa, 17 Agustus 2021 | 10:05 WIB

HUT ke-76 RI, Ini Rekomendasi 9 Film Perjuangan yang Bisa Temani Libur Kalian di Rumah
Film 'Wage' Rudolf Soepratman [Foto: Antara]

Merayakan HUT Kemerdekaan RI bisa dilakukan di mana saja dengan cara apa saja. Spirit perjuangan dan rasa cinta tanah air dan bangsa menjadi inti dari perayaan kemerdekaan itu

SuaraMalang.id - Merayakan HUT Kemerdekaan RI bisa dilakukan di mana saja dengan cara apa saja. Spirit perjuangan dan rasa cinta tanah air dan bangsa menjadi inti dari perayaan kemerdekaan itu.

Tahun ini HUT Kemerdekaan RI kembali tidak semeriah sebelum masa Pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, merayakannya pun harus lebih kreatif dari rumah masing-masing. Termasuk sekadar menonton film.

Untuk itu, berikut ini rekomendasi film bertema perjuangan melawan penjajah Indonesia. Film ini sediki banyak bisa membangkitkan rasa cinta pada tanah air. Tokoh-tokoh yang digambarkan dalam film tersebut pun bisa membuat orang terinspirasi sekaligus mengenal sosok pahlawannya.

Berikut ini adalah sejumlah film yang mampu membangkitkan semangat kemerdekaan untuk mengisi waktu libur 17-an saat di rumah:

Baca Juga: Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI, Anies Ingatkan Warga Jakarta Tetap Taat Prokes

"Wage"

Film ini merupakan biografi dari pencipta lagu kebangsaan "Indonesia Raya", Wage Rudolf Soepratman yang dirilis pada 2017. Lagu ini pertama kali dikumandangkan pada 28 Oktober 1928 dalam Kongres Pemuda 2 atau yang dikenal dengan Sumpah Pemuda.

Dalam pembuatannya, lagu "Indonesia Raya" merupakan perwujudan dari bangkitnya kesadaran pemuda-pemuda Indonesia dalam melawan penjajah. Semangat itulah yang membuat Wage berani meninggalkan segala kemewahan yang didapatnya di Makassar dan kembali ke tanah Jawa.

Wage kemudian aktif dalam pergerakan kemerdekaan dan menjadi jurnalis sebagai penyambung suara rakyat. Film ini juga memperlihatkan Wage yang merasakan ditahan oleh Belanda karena terlalu vokal dan hingga akhir hayatnya saat menderita penyakit paru-paru.

Film arahan sutradara John De Rantau ini dibintangi oleh Rendra Bagus Pamungkas dan Prisia Nasution.

Baca Juga: Saksi Kepahlawanan Serka Badjuri, Pasukan Hizbullah Usir Belanda dari Malang

"Perburuan"

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait