alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemkab Situbondo Terima Bantuan 45 Tabung Oksigen, Antisipasi Ketersediaan di Rumah Sakit

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 29 Juli 2021 | 07:00 WIB

Pemkab Situbondo Terima Bantuan 45 Tabung Oksigen, Antisipasi Ketersediaan di Rumah Sakit
Anggota polisi bantu menurunkan bantuan tabung oksigen Pemprov Jatim di halaman Pendopo Kabupaten Situbondo, Rabu (28/7/2021) (ANTARA/Novi H)

Pemkab Situbondo bertujuan mengantisipasi kekurangan tabung oksigen. Ini merespon tingginya kebutuhan oksigen di sejumlah rumah sakit rujukan.

SuaraMalang.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberi bantuan 45 tabung oksigen ke Pemerintah Kabupaten Situbondo. Tabung berkapasitas 6 liter itu bakal didistribusikan ke lima rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di daerah setempat.

Bupati Situbondo Karna Suswandi mengatakan, bantuan tersebut merupakan usulan Pemkab Situbondo bertujuan mengantisipasi kekurangan tabung oksigen. Ini merespon tingginya kebutuhan oksigen di sejumlah rumah sakit rujukan.

"Kami mengajukan permohonan bantuan kepada Ibu Gubernur dan alhamdulillah dapat bantuan 45 tabung tiba hari ini," ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (28/7/2021).

Pembagian tabung oksigen rinciannya, yakni RSUD dr. Abdoer Rahem 25 tabung, Rumah Sakit Elizabeth 10 tabung, RSUD Besuki 5 tabung, dan RSUD Asembagus 5 tabung.

Baca Juga: Geger Pria Gondrong Bertato 'Sukron' Ditemukan Gantung Diri di Pinggir Jalan Situbondo

"Terima kasih Ibu Gubernur, bantuan tabung oksigen ini snagat membantu dalam penanganan pasien COVID-19 di Situbondo," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo dr. Roekmy mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan bantuan tabung oksigen, lantaran kebutuhan oksigen di rumah sakit cukup tinggi.

"Beberapa hari lalu saat jumlah pasien COVID-19 yang dirawat mencapai 136 orang, kebutuhan oksigen kami 2.000 liter habis dalam waktu 30 jam," ujarnya.

Dijelaskan dr. Roekmy, jumlah pasien COVID-19 yang sedang dirawat di rumah sakit milik pemkab itu sebanyak 103 orang, per hari ini. Kebutuhan oksigen juga bisa dikendalikan.

"Dengan jumlah oksigen yang kami punya saat ini, dan jumlah pasien yang berkisar 100 orang, sudah aman. Kami harap tidak terjadi keterlambatan pengiriman oksigen," katanya. (Antara)

Baca Juga: Bupati Sebut 97 Persen Pasien Covid-19 di Situbondo Meninggal Belum Divaksin

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait