facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Susul Sang Istri, Mantan Anggota DPRD Jember Meninggal saat Isolasi Mandiri di Rumah

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Minggu, 18 Juli 2021 | 23:56 WIB

Susul Sang Istri, Mantan Anggota DPRD Jember Meninggal saat Isolasi Mandiri di Rumah
Sanusi Mochtar Fadilah, mantan Anggota DPRD Jember meninggal saat isolasi mandiri di rumah. [ANTARA/ HO - PCNU Jember]

Anggota DPRD Jember periode 2004-2009 itu diketahui menjalani isoman sendirian, lantaran sang istri terlebih dulu meninggal terkonfirmasi positif COVID-19, pada 12 Juli 2021.

SuaraMalang.id - Mantan anggota DPRD Jember Sanusi Mochtar Fadilah meninggal dunia saat isolasi mandiri di rumah, Minggu (18/7/2021). Persisnya di Desa Tegalrejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Anggota DPRD Jember periode 2004-2009 itu diketahui menjalani isoman sendirian, lantaran sang istri terlebih dulu meninggal terkonfirmasi positif COVID-19, pada 12 Juli 2021. Setelah sebelumnya sempat menjalani rawat inap di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi Jember.

Anggota DPRD Jember Ahmad Faeshol yang tinggal satu desa dengan Sanusi menuturkan, bahwa masa isolasi mandiri yang bersangkutan rampung kurang dua hari lagi.

"Pak Sanusi itu sudah menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang selama 12 hari, sehingga kurang dua hari lagi selesai masa isolasinya," katanya dikutip dari Antara.

Baca Juga: Satgas COVID-19 Jember Dirikan Dapur Umum Bantu Warga Isolasi Mandiri

Dijelaskannya, aktivitas isoman Sanusi diketahui warga setempat. Bahkan warga gotong royong secara swadaya membantu menyediakan makanan selama isolasi mandiri, termasuk mengirimkan makanan kepada Sanusi.

"Saat warga mengirimkan makanan biasanya menelpon Pak Sanusi untuk memberitahu, namun pagi tadi ditelepon tidak diangkat sehingga makanan ditaruh di depan pintu," tuturnya.

Kemudian pada siang hari, tetangga juga mengantar makanan ke rumah Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Jember itu, namun tak kunjung tidak direspon.

"Warga sepakat untuk mendobrak pintu guna melihat keadaan Pak Sanusi. Setelah didobrak, ternyata sudah meninggal di tempat tidurnya di dalam kamar dengan posisi tidur," katanya.

Warga kemudian melapor ke Polsek Mayang dan puksesmas atas kejadian tersebut. Sebab warga tidak berani mendekat ke jenazah Sanusi lantaran yang bersangkutan terkonfirmasi positif COVID-19

Baca Juga: Bupati Jember Ogah Terima Gaji, Seluruhnya Disumbangkan untuk Warga Terdampak Covid-19

"Kami tidak berani berbuat apa-apa dan pemakaman jenazah juga menunggu keluarganya dari Kabupaten Bondowoso, sehingga jenazah tetap berada di dalam kamar," katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait