alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sekda Kota Madiun Meninggal Akibat COVID-19, Wali Kota dan Kapolresnya Sempat Positif

Muhammad Taufiq Senin, 12 Juli 2021 | 12:30 WIB

Sekda Kota Madiun Meninggal Akibat COVID-19, Wali Kota dan Kapolresnya Sempat Positif
Sekda Kota Madiun Rusdiyanto meninggal akibat Covid-19 [Foto: Antara]

Kabar duka datang dari Kota Madiun Jawa Timur. Sekretaris Daerah (Sekda) kota setempat Rusdiyanto meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19.

SuaraMalang.id - Kabar duka datang dari Kota Madiun Jawa Timur. Sekretaris Daerah (Sekda) kota setempat Rusdiyanto meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19.

Rusdi menjalani perawatan COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedono Madiun dan dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (11/7/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

Sebelumnya, Wali Kota Madiun Maidi dan istrinya juga positif terpapar virus asal Wuhan China itu. Namun setelah menjalani perawatan intensif, akhirnya wali kota dinyatakan sembuh.

Setelah wali kota sembuh, giliran Sekda setempat positif Covid. Dan akhirnya meninggal setelah menjalani perawatan. Kabar meninggalnya Sekda ini dibenarkan dalam unggahan di laman resmi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Senin (12/07/2021) pagi.

Baca Juga: Sekretaris Daerah Kota Madiun Terpapar Covid-19

"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Sekda Kota Madiun Bapak Rusdiyanto. Semoga almarhum husnul khotimah dan amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT," demikian diungkapkan dalam unggahan tersebut.

Berdasarkan informasi, Rusdiyanto dirawat di RSUD dr. Soedono Madiun sejak 2 Juli 2021 setelah terkonfirmasi positif COVID-19. Meski sempat terpantau stabil, namun kondisi mantan orang nomor tiga di Kota Madiun tersebut menurun hingga akhirnya meninggal.

Sekda Rusdiyanto dimakamkan dengan protokol kesehatan COVID-19 di TPU Pagu Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada Senin dini hari.

Sebelumnya, selain Wali Kota Madiun, Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan juga terinfeksi COVID-19. Pejabat tersebut masih menjalani isolasi di RSUD dr Soedono Madiun.

Kota Madiun termasuk dalam daftar kabupaten/kota di Jawa Timur yang wajib menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021 dalam rangka menekan penyebaran COVID-19. Kota Pecel tersebut berstatus zona merah atau berisiko penyebaran COVID-19.

Baca Juga: Stasiun Besar Madiun Gelar Vaksinasi, Catat Syarat dan Jadwalnya

Pemerintah kota setempat meminta warga disiplin menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 dengan memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan. ANTARA

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait