Nelangsa! Begini Kisah Calon Jemaah Haji Tertua di Kota Malang Dua Kali Gagal Berangkat

Kementrian Agama (Kemenag) Kota Malang Amsiyono mengatakan, total ada 962 calon jemaah haji asal Kota Malang yang batal berangkat pada tahun 2021 ini.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Jum'at, 04 Juni 2021 | 14:07 WIB
Nelangsa! Begini Kisah Calon Jemaah Haji Tertua di Kota Malang Dua Kali Gagal Berangkat
Calon jemaah haji tertua di Kota Malang, Sadhi Budiono Bin Torejo (78) dan istri, Sri Wardhani (64) di kediamannya, Jumat (4/6/2021) [Suara.com/Bob Bimantara Leander]

SuaraMalang.id - Dua kali gagal berangkat ibadah haji membuat calon jemaah haji asal Kota Malang Sadhi Budiono bin Torejo (78) nelangsa alias sedih.

"Sebelumnya saya tahun 2020 itu juga dibatalkan padahal sudah masuk list. Alasannya waktu itu Covid-19. Oke lah. Tapi kalau yang tahun ini tidak tahu alasannya apa," katanya ditemui SuaraMalang.id, Jumat (4/6/2021).

Pria yang pernah menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso ini mengaku dibuat bingung apa yang melatarbelakangi pemerintah membatalkan keberangkatan haji tahun ini.

"Tapi katanya di sini (media) karena Covid-19. Tapi saya lihat di Tiktok (medsos) itu katanya belum membayar biaya haji ke Arab Saudi sebesar ratusan trilliun. Lah terus uang saya kemana yang sudah bayar itu. Ini belum ada informasi dari manapun," keluhnya.

Baca Juga:5.008 Calon Jamaah Haji Riau Gagal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

Padahal, lanjut dia, sejumlah tahapan syarat berangkat haji telah dijalani, mulai tes kesehatan, vaksinasi Covid-19, dan manasik haji. Kemudian tersiar kabar pembatalan haji yang terkesan mendadak.

"Ya saya sudah siap berangkat dan setelah batal 2020 saya juga daftar ulang dan sudah siap semuanya tapi ada kabar batal ini saya ya bagaimana lagi. Saya juga sudah sepuh kan," kakek dengan tujuh cucu ini.

Meski dua kali gagal berangkat haji, Ia tetap meyakini dapat segera berkunjung ke rumah Allah di Tanah Suci Makkah. Oleh karena itu, Ia terus menjaga kesehatannya lantaran telah sepuh.

"Ya saya saat ini pokoknya sehat saja dan bisa berangkat (haji) soalnya sepuh itu umur saya. Semoga saja bisa. Nanti kalau berangkat pun ada obat pendamping," tuturnya.

Rencananya, Ia berangkat haji bersama sang istri, Sri Wardhani (64).

Baca Juga:Kritik Said Didu soal Ibadah Haji, Ferdinand Hutahaean: Provokatif

Sri mengaku, dia bersama suami sudah berkeinginan haji sudah sejak tahun 2015 lalu, tepatnya setalah melakukan umroh pada tahun itu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini