facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Kasus Penusukan di Tlogomas Malang, Diduga Dipicu Persoalan Anak

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 02 Juni 2021 | 18:46 WIB

Geger Kasus Penusukan di Tlogomas Malang, Diduga Dipicu Persoalan Anak
Garis polisi terpasang di TKP kasus penusukan Tlogomas Kota Malang, Rabu (2/6/2021) [Suara.com/Bob Bimantara Leander]

Korban penusukan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis hingga kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

SuaraMalang.id - Warga RW 02 Kelurahan Tlogomas Kota Malang digegerkan kasus penusukan, Rabu (2/6/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban Titin (45) ditemukan tergeletak dengan pisau masih menancap pada dada kiri di rumahnya. Sedangkan pelaku penusukan adalah suami korban berinisial WY (40).

Saksi sekaligus tetangga korban, Arwan Widianto mengatakan, bermula dari suara teriakan istri kedua WY, Lapiah (60), kemudian warga sekitar langsung mendatangi lokasi kejadian dan didapati korban tergeletak dengan dada sebelah kiri masih tertancap pisau.

"Kedalamannya sekitar 10 sentimeter di dada bagian kirinya. Waktu itu korban menggunakan jaket agak tebal dan ada darahnya memang," katanya.

Baca Juga: Polisi Mulai Olah TKP Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di SMA SPI Kota Batu

Korban, lanjut dia, langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis hingga kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

Sementara, terkait motif penusukan, warga menduga dipicu perselisihan mengasuh anak.

"Jadi awalnya itu istri pertamanya (Titin) datang ke rumah WY itu. Posisi rumahnya waktu itu ada anak laki-laki dan ada istri kedua bernama Lapiah," kata Dian Dwi Novitasari, warga setempat.

Pasca penusukan itu, pelaku sempat melarikan diri. Namun, warga yang sigap bersama polisi berhasil menangkapnya.

"Penangkapannya itu dilakukan oleh warga dan polisi, dibuntuti," sambungnya.

Baca Juga: Usai Keok Lawan Persita, Rans Cilegon FC Tantang Arema FC

Terpisah, Panit Reskrim Polsek Lowokwaru, Ipda Zainul Arifin membenarkan kasus penusukan tersebut. 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait