alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

16 TKI Asal Jember Mudik Divaksin dan 2 Hari Diisolasi di Surabaya

Muhammad Taufiq Sabtu, 01 Mei 2021 | 09:07 WIB

16 TKI Asal Jember Mudik Divaksin dan 2 Hari Diisolasi di Surabaya
Para TKI yang mudik diisolasi lebih dulu di Surabaya [Suara.com/Adi Permana]

Sebanyak 16 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jember mudik. Namun karena saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19, mereka diisolasi di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

SuaraMalang.id - Sebanyak 16 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jember mudik. Namun karena saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19, mereka diisolasi di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Menyambut kedatangan 16 orang TKI itu, Pemkab Jember melakukan penyambutan dan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Meskipun sebelumnya sudah menjalani prokes di Surabaya.

"Untuk kedatangan TKI ini, kita langsung berkoordinasi dengan OPD terkait, salah satunya Dinkes. Karena saat Pandemi Covid-19 ini tetap menerapkan prokes," kata Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jember Bambang Edi Santoso saat dikonfirmasi tertulis melalui media whatsapp, Jumat (30/4/2021) malam.

Bambang mengatakan, belasan TKI itu sebenarnya telah sampai di Indonesia 28 April 2021 kemarin. Tiba dengan menumpang pesawat dan mendarat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Baca Juga: Dear Pemudik! Jangan Harap Bisa Lewat Jalur Tikus Menuju Cianjur

Saat sampai di Bandara Juanda, sebanyak 16 TKI asal Jember itu tidak langsung dipulangkan ke kota asalnya.

"Tapi divaksin terlebih dahulu, kemudian menjalani prokes Covid-19 dengan isolasi diri dan dilakukan Tes PCR. Setelah 2 hari menunjukkan hasil negatif. Baru lanjut perjalanan ke Jember. Dengan dijemput armada bus dari Dishub Jember," ujar Bambang.

Sesampainya di Jember, para TKI itu pun langsung di antar ke rumah masing-masing. Namun nantinya akan ada tahapan yang akan dilakukan dalam mengantar TKI tersebut.

Menurut Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember dr. Wiwik Supartiwi untuk para TKI asal Jember yang baru pulang tersebut. Nantinya langsung diantar pulang ke alamat tempat tinggal asalnya.

"Namun kemudian para PKM (pekerja migran) itu langsung diantar ke alamat tempat tinggalnya, kemudian harus menjalani masa isolasi dan pemantauan yang dilakukan oleh puskesmas setempat juga camatnya," kata Wiwik saat dikonfirmasi terpisah.

Baca Juga: CEK FAKTA: Akhirnya Larangan Mudik Dicabut, Benarkah?

Untuk pengecekan swab tes tidak perlu dilakukan, kata Wiwik, karena sebelumnya berkoordinasi dengan tim Satgas Covid-19 Provinsi Jatim sudah dilaksanakan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait