alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

GMKI Diskusi Bareng Eks ISIS, Terungkap Tak Hanya Gereja Diteror, Tapi..

Muhammad Taufiq Minggu, 04 April 2021 | 11:55 WIB

GMKI Diskusi Bareng Eks ISIS, Terungkap Tak Hanya Gereja Diteror, Tapi..
Bom Makassar (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

Kemarin Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menggelar diskusi bertajuk "Benarkah, Teror Itu Untuk Umat Kristiani?"

SuaraMalang.id - Kemarin Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menggelar diskusi bertajuk "Benarkah, Teror Itu Untuk Umat Kristiani?". Dalam diskusi ini handir seorang perempuan mantan anggota ISIS yang pernah ke Suriah Tahun 2015-2017.

Hasil diskusi itu, perempuan mantan ISIS mengatakan kalau sasaran dari teror ini tidak hanya menyasar gereja, namun ada beberapa tempat lain diantaranya Polisi, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pemerintah.

"Gereja menjadi sasaran karena alasan kepercayaan bahwa umat Kristiani, kafir musuh Allah dapat menghambat Negara Khilafah yang diinginkan," kata perempuan eks anggota ISIS itu, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Sabtu (03/04/2021).

Diskusi ini ini dilaksanakan di sekretariat PP GMKI dengan metode semi online dan dipandu oleh Indrawanto Paningaran yang juga sebagai Ketua Bidang Media, Komunikasi, dan Informasi PP GMKI 2020-2022.

Baca Juga: Densus 88 Geledah Ponpes, MUI Ingatkan Terorisme Bukan Soal Atribut

Sebagai pemantik diskusi adalah pengamat terorisme dan perempuan mantan anggota ISIS tersebut yang namanya tidak disebutkan.

Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan Pengururs Pusat GMKI, Prima Surbakti menyampaikan Terorisme merupakan tindakan dan fikiran yang sesat dan harus diluruskan.

Bagi GMKI persoalan terorisme adalah persoalan bersama, oleh karena itu GMKI meminta BNPT, Polri dan Kemenag bersinergi dan lebih tegas dalam melakukan pencegahan tindakan terorisme.

Prima mengatakan, peristiwa hari ini merupakan kritik keras bagi kerja BPIP yang bertanggung jawab dalam membumikan Ideologi Pancasila.

"Seluruh elemen bangsa dan negara harus bekerja sama untuk memerangi terorisme dan radikalisme yang dapat merusak keutuhan NKRI," kata Prima Surbakti.

Baca Juga: Densus Obok-obok Pesantren, MUI Ingatkan Tak Kaitkan Terorisme dengan Islam

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait