SuaraMalang.id - Pasangan suami istri (Pasutri), Mulyono (46) dan Partina (45) warga Kota Malang jadi perhatian publik lantaran memiliki total 16 anak. Kisahnya sampai viral di media sosial.
Terungkap, dua diantaranya telah meninggal, anak nomor tiga meninggal pada usia tujuh bulan. Lalu paling akhir, nomor 16, meninggal dalam usia 21 hari.
Warganet menilai keluarga Mulyono-Partina ini mengalahkan Gen Halilintar. Belasan anak kandung itu juga dibuktikan dengan catatan kependudukan dalam Kartu Keluarga (KK) yang jumlahnya dua lembar.
Mulyono mengatakan, bahwa semula Ia dan sang istri mengidamkan anak laki-laki. Sebab anak pertama hingga keempat seluruh perempuan.
Baca Juga:Drama Penangkapan Begal di Malang, Pistol Polisi Menyalak Tiga Kali
"Awalnya ingin punya anak laki-laki. Karena anak pertama sampai keempat itu perempuan. Sehingga pas yang kelima itu keluar laki-laki dengan Robby Min Anwar," kata Mulyono ditemui di kediamannya Jalan Krakatau Sukun Kota Malang.
Setelah lahir anak kelima, Mulyono dan Partina sepakat untuk berhenti menambah momongan. Bahkan, pil KB juga telah dikonsumsi untuk menghindari kehamilan.
"Tapi sayangnya saya sering minum obat tapi (juga) sering kelupaan. Akhirnya jadi anak (lagi)," tutur Partina.
Partina melanjutkan, meski banyak anak dan bermukim di rumah sederhana berukuran 4 x 12 meter itu, kehidupannya berjalan harmonis. Seluruh buah hatinya mau diajak hidup sederhan. Ia merasa bahagia memiliki keluarga besar yang saling pengertian.
Sebagai tulang punggung keluarga, Mulyono hanya mengandalkan berjualan bakso keliling. Sedangkan Partina membuka warung kaki lima. Pemasukan sehari-hari bisa dibilang rendah.
Baca Juga:Viral Penangkapan Begal di Kota Malang, Warganet Soroti Sepatu Pelaku
Kondisi itu tidak lantas membuat anak-anaknya mengeluh. Bahkan makan nasi dicampur garam pun mau.
- 1
- 2