Dugaan Penyekapan ART di Probolinggo, Pariyem Mengais Makan di Tong Sampah

Kekinian, Pariyem telah melaporkan kasus dugaan penyekapan itu ke Polresta Probolinggo.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 17 Februari 2021 | 14:11 WIB
Dugaan Penyekapan ART di Probolinggo, Pariyem Mengais Makan di Tong Sampah
Ilustrasi penyekapan ART di Probolinggo. [Shutterstock]

SuaraMalang.id - Dugaan penyekapan dan penganiayaan asisten rumah tangga (ART) Pariyem (44) di Kota Probolinggo menyita perhatian warga. Mengaku kelaparan, Pariyem mengais sisa makanan di tong sampah.

Dilansir dari timesindonesia.co.id media jejaring suara.com, terungkapnya kasus dugaan penyekapan itu bermula saat warga di kawasan jalan Juanda Tisnonegaran, Kanigaran Kota Probolinggo mendapati Pariyem kabur dengan cara melompati lantai dua rumah majikannya, tengah malam.

Setelah dibuntuti oleh warga, diketahui Pariyem mengais sisa makanan di tong sampah. Ia mengaku kelaparan dan terpaksa mengais sisa makanan tersebut. Bahkan sebagian di bawanya pulang untuk anak di rumah.

“Saya keluar rumah dinihari itu karena mencari makan. Khawatir tidak makan besoknya,” kata Pariyem.

Baca Juga:Dugaan Penyekapan ART di Probolinggo, Pariyem Polisikan Majikannya

Ia menuturkan bekerja di keluarga berinisial USM, warga Jalan Cokroaminoto Kanigaran, Kota Probolinggo, sekitar enam tahun lamanya. Selama kurun waktu tersebut, Pariyem tidak pernah pulang. Serta mendapat perlakuan buruk dari majikan. Terutama majikan perempuan atau istri USM.

Bahkan, lanjut Pariyem, majikannya kerap bertindak kasar, seperti memukul dan berkata kasar. Baik pada dirinya maupun anak perempuannya yang masih berusia 10 tahun. Bahkan hak gaji juga tak dibayar selama bekerja bertahun-tahun.

“Tidak digaji. Baru tadi malam itu, ketika kedapatan kabur, saya dikasih uang sekitar Rp 12 juta,” katanya.

Terpisah, USM menepis tudingan Pariyem tersebut. Ia mengaku sudah memberikan perlakuan yang baik pada ART yang bersangkutan, terutama soal makanan.

“Itu tidak benar, bahkan yang disebut masyarakat penyekapan itu juga tidak benar. Kami sudah memberikan semua haknya. Makan juga kami penuhi, sehari tiga kali. Kadang kalau ada kue juga kami berikan,” jelasnya, pada sejumlah wartawan.

Baca Juga:Warga Probolinggo Dilarang Membuang Sampah Siang Hari, Begini Alasannya

Soal gaji yang tidak diberikan, USM meluruskan bahwa gaji itu dirupakan tabungan. Sudah diberikan semua pada yang bersangkutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini