“Memang pembayarannya tidak jelas, siapa yang punya kegiatan (perencanaan), lalu siapa (instansi) yang membayar. Seharusnya itu tanggung jawab bersama, tanggung renteng dari semua instansi di bawah Pemkab Jember,” kata David.
David menduga, penunjukan rekanan dalam program penanganan Covid-19, sarat muatan politis.
“Siapa yang dekat dengan (bupati) Faida, maka dia yang dapat,” pungkas politikus Partai Nasdem ini.
Kontributor : Adi Permana
Baca Juga:Pemkab Jember Diduga Belum Bayar Proyek Tempat Cuci Tangan Covid-19