alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ketua Komisi 2 DPRD Kota Probolinggo Terpapar Covid-19

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Minggu, 24 Januari 2021 | 17:41 WIB

Ketua Komisi 2 DPRD Kota Probolinggo Terpapar Covid-19
ilustasi terkonfirmasi positif Covid-19. [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso]

Anggota DPRD Kota Probolinggo Sibro Malisi menjalani isolasi mandiri di rumah.

SuaraMalang.id - Anggota DPRD Kota Probolinggo, Sibro Malisi terkonfirmasi positif Covid-19. Ketua Komisi 2 DPRD Kota Probolinggo itu diketahui terpapar usai tes swab PCR.

Sibro menjelaskan, bahwa dirinya baru menyadari terpapar Covid-19 usai menjalani tes Swab PCR di Rusunawa, Mayangan. Tes yang dilakukan, lantaran dirinya merasa kontak erat dengan sesama anggota DPRD yang telah dinyatakan positif sebelumnya. Ia juga menunjukkan mengalami tanda-tanda terpapar virus.

"Untuk gejalanya, saya ada batuk, flu, suara dan indra penciuman hilang. Makanya saya kemudian tes swab," katanya, seperti dikutip dari Jatimnet.com media jejaring Suara.com.

Ia melanjutkan, masih sempat memimpin rapat dengar pendapat (RDP) dengan pelaku usaha, pada Jumat 22 Januari 2021. Hal itu dilakukan lantaran hasil tes antigen yang dilakukannya belum keluar. Meski demikian, Ia tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

Baca Juga: PPKM Jawa-Bali, Kasus Penularan Covid-19 di Kota Malang Masih Bertambah

"Namun meski hadir dalam RDP, saya tak berbicara apapun. Begitupun tidak kontak fisik, saat pertemuan berlangsung," jelasnya.

Sibro bersyukur karena anak dan istri hasilnya negatif dari paparan Covid-19.

"Jadi saya positif Covid-19, sudah mulai per 18 Januari 2021 kemarin lewat tes swab PCR. Karenanya selama 10 hari ke depan, saya memilih isolasi mandiri di rumah,"pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB (DKP2KB) Kota Probolinggo, Nurul Hasanah Hidayati membenarkan, jika Sibro Malisi telah menjalani tes swab sekitar 5 hari lalu. Hanya saja, hasilnya baru keluar hari ini.

Merespon itu, pihaknya masih melakukan proses tracing atau pelacakan terhadap kontak erat.

Baca Juga: Salut! Mobil Alphard Wali Kota Probolinggo Digratiskan Buat Nikahan Warga

“Karena datanya baru siang tadi keluar, sehingga proses tracing-nya masih tetap berjalan,” jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait