alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bikin Kekebalan Vaksin Covid-19 Muncul Lebih Lama, Yuk Hindari Stres

Bimo Aria Fundrika Selasa, 19 Januari 2021 | 19:30 WIB

Bikin Kekebalan Vaksin Covid-19 Muncul Lebih Lama, Yuk Hindari Stres
Vaksin Covid-19. [AFP/Norberto Duarte]

Kini saat sejumlah negara telah memulai program vaksinasi Covid-19, ada sebuah kekhawatiran bahwa stres bisa menurunkan efikasi vaksin Covid-19. Tapi benarkah?

SuaraMalang.id - Selama pandemi nyaris semua orang tentu pernah mengalami situasi stres bahkan hingga depresi. Hal ini salah satunya karena situasi yang tidak pasti. 

Kini saat sejumlah negara telah memulai program vaksinasi Covid-19, ada sebuah kekhawatiran bahwa stres bisa menurunkan efikasi vaksin Covid-19. Tapi benarkah?

Dilansir dari Healthshots, vaksin adalah salah satu kemajuan teraman dan paling efektif dalam sejarah medis, melindungi masyarakat dari berbagai penyakit yang merusak, termasuk cacar dan polio.

Kunci keberhasilan mereka, bagaimanapun, adalah memastikan bahwa persentase kritis dari populasi divaksinasi secara efektif untuk mencapai apa yang disebut kekebalan kelompok.

Baca Juga: 44 Nakes Mangkir Suntik Vaksin Covid-19, Ini Kata Wakil Wali Kota Bandung

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Meskipun pengujian ketat telah menunjukkan bahwa vaksin covid-19 yang disetujui untuk didistribusikan di Amerika Serikat sangat efektif dalam menghasilkan respons imun yang kuat, tidak semua orang akan segera mendapatkan manfaat penuhnya.

Faktor lingkungan, serta genetika dan kesehatan fisik dan mental individu, dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, memperlambat respons terhadap vaksin.

Ini sangat meresahkan karena virus corona baru terus berkecamuk di seluruh dunia, memicu krisis kesehatan mental bersamaan karena orang-orang menghadapi isolasi, tekanan ekonomi, dan ketidakpastian tentang masa depan. Tantangan ini adalah faktor yang sama yang sebelumnya telah terbukti melemahkan kemanjuran vaksin, terutama di kalangan lansia.

“Selain korban fisik COVID-19, pandemi memiliki komponen kesehatan mental yang sama-sama mengganggu, menyebabkan kecemasan dan depresi, di antara banyak masalah terkait lainnya. Stres emosional seperti ini dapat memengaruhi sistem kekebalan seseorang, mengganggu kemampuan mereka untuk menangkal infeksi, ”kata Annelise Madison, seorang peneliti di The Ohio State University dan penulis utama makalah tersebut.

“Studi baru kami menyoroti kemanjuran vaksin dan bagaimana perilaku kesehatan dan pemicu stres emosional dapat mengubah kemampuan tubuh untuk mengembangkan respons imun. Masalahnya, pandemi itu sendiri dapat memperkuat faktor risiko ini, ”tambahnya.

Baca Juga: Bikin Heboh, Peneliti Tuding Efikasi Vaksin Covid-19 Pfizer Cuma 19 Persen

Vaksin bekerja dengan menantang sistem kekebalan. Dalam beberapa jam setelah vaksinasi, terdapat respons imun bawaan dan umum pada tingkat sel saat tubuh mulai mengenali potensi ancaman biologis.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait