Riki Chandra
Selasa, 20 Januari 2026 | 16:11 WIB
Yai Mim dan Sahara. [Dok. Istimewa]
Baca 10 detik
  • Yai Mim ingin damai usai diperiksa polisi secara intensif.

  • Konflik disebut berawal dari masalah perasaan pribadi.

  • Status tersangka tetap berjalan meski ajukan perdamaian.

Yai Mim menyatakan bahwa keinginan damai bukan muncul belakangan. Ia mengaku sejak pemanggilan awal sudah mengajak untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik.

Bahkan, Yai Mim mengungkapkan dirinya sempat menangis saat diperiksa. Ia mempertanyakan alasan konflik pribadi tersebut harus berujung pada proses hukum yang panjang.

3. Menyebut Masalah Berawal dari Jatuh Cinta

Menurut Yai Mim, konflik dengan Sahara berakar dari persoalan perasaan. Ia menyebut adanya masalah jatuh cinta yang tidak kesampaian sebagai pemicu utama perseteruan.

Meski demikian, Yai Mim tidak menjelaskan secara detail bagaimana persoalan tersebut berkembang hingga berujung pada laporan dugaan tindak pidana.

4. Tetap Berstatus Tersangka Meski Ingin Damai

Keinginan Yai Mim mau damai tidak serta-merta menghentikan proses hukum. Polisi tetap menetapkan Yai Mim sebagai tersangka dalam kasus ini.

Ada tiga pasal yang disangkakan kepada Yai Mim, mulai dari KUHP hingga Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan Undang-Undang Pornografi.

Load More