-
Yai Mim ingin damai usai diperiksa polisi secara intensif.
-
Konflik disebut berawal dari masalah perasaan pribadi.
-
Status tersangka tetap berjalan meski ajukan perdamaian.
SuaraMalang.id - Perseteruan antara Imam Muslimin alias Yai Mim mau damai dengan Nurul Sahara mulai menunjukkan titik terang.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi dan dugaan pelecehan seksual, Yai Mim menyatakan keinginannya untuk berdamai dan menyebut persoalan tersebut sebagai masalah pribadi yang sepele.
Keinginan Yai Mim mau damai disampaikan usai dirinya menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polresta Malang Kota, Senin (19/1/2026).
Dalam pemeriksaan itu, penyidik melontarkan puluhan pertanyaan dan menyita dua unit ponsel milik Yai Mim untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Menurut Yai Mim, sejak awal dirinya sudah mengupayakan jalan damai. Bahkan, ia mengaku emosional saat pemanggilan awal oleh penyidik.
Pernyataan ini mempertegas sikap Yai Mim mau damai yang kini mulai melunak di tengah proses hukum yang berjalan.
“Kalau saya sejak awal itu ngajak damai. Di pemanggilan awal itu saya nangis, untuk apa sih seperti ini. Ini kan yang dipersoalkan itu masalah yang tidak realistik. Alias khayalan fatamorgana,” ujar Yai Mim, dikutip dari BeritaJatim.
Di sisi lain, Yai Mim mengungkapkan bahwa akar persoalan bermula dari masalah perasaan. Ia menyebut konflik dengan Sahara berkaitan dengan urusan jatuh cinta, meski tidak menjelaskan secara rinci detail dari pernyataan tersebut.
“Ini kan persoalan remeh temeh, kan. Persoalan orang jatuh cinta yang tidak kesampaian, gitu aja loh,” ujar Yai Mim.
Meski Yai Mim mau damai, proses hukum tetap berjalan. Yai Mim resmi ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan tiga pasal, yakni Pasal 281 KUHP, Pasal 5 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta Pasal 4 ayat 1 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.
Berikut fakta-fakta Yai Min ingin damai dengan Sahara.
1. Diperiksa Puluhan Pertanyaan oleh Penyidik
Yai Mim telah menjalani pemeriksaan di Polresta Malang Kota pada 19 Januari 2026. Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik melontarkan sebanyak 53 pertanyaan yang berkaitan dengan laporan dugaan pornografi dan pelecehan seksual.
Selain pemeriksaan intensif, dua unit handphone milik Yai Mim turut disita. Penyitaan ini dilakukan untuk mendukung proses penyelidikan dan pendalaman alat bukti oleh pihak kepolisian.
2. Mengaku Sejak Awal Mengajak Berdamai
Berita Terkait
-
Viral Yai Mim Ngaku Wali Allah dan Sebut Orang Jawa Keturunan Rasulullah
-
Dikira Istimewa, Ini Fakta Pin Garuda Merah yang Dipakai Yai Mim
-
Yai Mim Blak-blakan Bahas Urusan Ranjang di YouTube, Gimana Hukumnya Menurut Islam?
-
Sahara Kuliah di Mana? Viral Isu Terancam Kena DO gegara Konflik dengan Yai Mim
-
Usia Hampir 60 Tahun, Istri Yai Mim Blak-blakan Suami Bisa Hubungan Intim 3 Kali Sehari
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
4 Fakta Yai Mim Mau Damai dengan Sahara, Sebut Kasusnya Sepele: Orang Jatuh Cinta!
-
Ricuh STM Turen Malang Usai Pentas Seni HUT Sekolah, Kantor Rusak dan 7 Siswa Terluka
-
CEK FAKTA: Mahasiswa Protes Program MBG Saat Ramadhan, Benarkah?
-
Presiden Prabowo Bagi-bagi Kaos Sepanjang Jalan Menuju SMA Taruna Nusantara Malang
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita Open BO di Malang, Pelaku Minta Maaf Sebelum Korban Tewas!