-
Konflik dua yayasan SMK Turen di Kabupaten Malang berdampak pada ribuan siswa diliburkan.
-
Lingkungan sekolah tak kondusif dan fasilitas belajar tidak berfungsi.
-
Pembelajaran dialihkan daring akibat konflik dan masalah keamanan.
SuaraMalang.id - Konflik dualisme yayasan SMK Turen di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), berujung pada terhentinya kegiatan belajar mengajar dan membuat ribuan siswa terpaksa tidak bersekolah sejak Kamis (8/1/2026).
Situasi sekolah dinilai tidak kondusif akibat perselisihan dua yayasan yang sama-sama mengklaim kewenangan pengelolaan lembaga pendidikan tersebut.
Persoalan konflik dualisme yayasan SMK Turen melibatkan Yayasan Pendidikan Teknologi Turen (YPTT) dan Yayasan Pendidikan Teknologi Waskito Turen (YPTWT).
Ketegangan antara kedua pihak berdampak langsung pada aktivitas sekolah, hingga pihak manajemen mengambil keputusan meliburkan siswa dan mengalihkan pembelajaran ke sistem daring.
Humas SMK Turen, Nur Afidah, menjelaskan bahwa keputusan meliburkan siswa diambil setelah situasi lingkungan sekolah dinilai tidak aman.
Menurutnya, konflik dualisme yayasan SMK Turen membuat sebagian fasilitas sekolah tidak dapat digunakan secara normal.
“Proses belajar terpaksa kami liburkan, sampai kapan kami belum tahu. Mulai hari ini siswa kami liburkan dan kami alihkan pembelajaran melalui daring,” ujar Afidah, dikutip dari BeritaJatim.
Ia menegaskan, pihak sekolah tidak ingin terlibat dalam konflik dua yayasan tersebut. Namun, kondisi lapangan memaksa kebijakan itu diambil demi menjaga keamanan dan kondisi psikologis siswa.
“Beberapa ruang kelas, laboratorium, dan ruang staf guru tidak bisa digunakan. Kami khawatir hal ini berdampak pada psikologis siswa, karena memang ada orang-orang tidak dikenal yang keluar masuk lingkungan sekolah,” tegasnya.
SMK Turen sendiri memiliki sekitar 1.600 siswa yang tersebar di enam jurusan, yakni teknik permesinan, teknik instalasi listrik, teknik kendaraan ringan, teknik sepeda motor, teknik rekayasa perangkat lunak, dan teknik pengelasan.
Seluruh jurusan tersebut tercatat telah terakreditasi A. Dampak konflik membuat tiga ruang laboratorium, dua ruang kelas, serta empat ruang kantor staf dan guru tidak dapat difungsikan.
Menanggapi tudingan adanya pendudukan ruang sekolah oleh preman, Ketua YPTT, Hadi Suwarno Putro, membantah keras tuduhan tersebut.
“Saya juga seorang tenaga pendidik. Kami tidak pernah mengganggu kegiatan belajar mengajar. Kami hanya berada di kantor yayasan. Apalagi sampai mengerahkan preman. Kalau ada yang menganggap kami mengganggu, silakan dinilai sendiri,” tuturnya.
Hadi menyebut, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kegiatan belajar mengajar kepada kepala sekolah masing-masing lembaga.
“Kami hanya berada di kantor yayasan. Untuk kegiatan belajar mengajar kami serahkan kepada kepala sekolah masing-masing lembaga,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah
-
Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?
-
Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik
-
Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total
-
Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung
-
Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan
-
Audiensi Berujung Ricuh: Anggota DPRD Malang Masuk RS Usai Diseruduk Warga
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi PMI, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026