"Tol Malang-Kepanjen menjadi prioritas infrastruktur pemerintah 2025 - 2029. Studi kelayanan (FS) dan DED (Detail Engineering Design) Tol sudah ada, sedangkan Amdal sedang berproses," ujar Khairul Isnaidi.
Jalan tol ini direncanakan akan menjadi kelanjutan dari Jalan Tol Surabaya - Gempol - Pandaan - Malang yang sudah beroperasi. Dengan adanya tol Malang - Kepanjen, diharapkan akan menjadi alternatif yang signifikan bagi jalan arteri non-tol yang saat ini sering mengalami kepadatan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk dan akhir pekan.
Menurut data dari Kementerian PUPR, proyek Jalan Tol Malang - Kepanjen diperkirakan memiliki panjang sekitar 30 kilometer.
Keberadaan jalan tol ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan di jalan arteri Malang - Kepanjen yang saat ini memiliki Volume Capacity Ratio (VCR) yang cukup tinggi, terutama di ruas Jalan Kolonel Slamet Supriyadi. Jalan tol akan menjadi jalur alternatif yang lebih lancar.
Lancarnya arus lalu lintas ini tentunya akan mempercepat mobilitas. Waktu tempuh antara Malang dan Kepanjen yang saat ini bisa mencapai lebih dari satu jam, diharapkan dapat terpangkas secara signifikan. Hal ini akan mempermudah aktivitas masyarakat, pekerja, dan pelaku bisnis.
Selain itu, juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Aksesibilitas yang lebih baik akan membuka potensi ekonomi baru di sepanjang jalur tol, termasuk wilayah Malang Selatan yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Libur Panjang Tiba: Puluhan Ribu Pelancong Serbu Stasiun Malang
-
Dua Kantong Jarum Suntik Limbah B3 Ditemukan di Saluran Air Warga Malang
-
Kakek 60 Tahun di Malang Terjaring Angkut Kayu Jati Ilegal
-
Kabar Gembira! Pelajar di Kota Malang Bakal Bisa Sekolah Naik Angkot Gratis Mulai Mei Ini
-
Kejari Kota Malang Hancurkan Barang Bukti Kejahatan Senilai Miliaran Rupiah