SuaraMalang.id - Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih, Muhammad Sanusi dan Lathifah Shohib, tinggal menghitung hari.
Pasangan yang memenangkan Pilkada 2024 ini akan resmi dilantik pada 20 Februari 2025 dalam prosesi pelantikan kepala daerah serentak.
Menjelang pelantikan, Sanusi mengaku tidak memiliki persiapan khusus. Ia hanya akan mengikuti arahan protokoler yang telah ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Tidak ada persiapan khusus. Kita tinggal mengikuti arahan dan peraturan yang ada," ujar Sanusi, politisi dari PDI Perjuangan, Minggu (16/2/2025).
Sanusi juga memastikan tidak akan menggelar acara tasyakuran, tetapi ia akan berziarah ke makam orang tua sebelum berangkat pelantikan.
Langsung Jalani Orientasi Kepala Daerah di Magelang
Setelah dilantik, Sanusi dan Lathifah dijadwalkan langsung mengikuti orientasi kepala daerah di Magelang selama delapan hari.
Sanusi menegaskan bahwa dirinya siap dan dalam kondisi sehat untuk menjalani agenda tersebut.
"Kita mengikuti saja, sekarang kondisi sehat," ucapnya singkat.
Baca Juga: Akses ke Gunung Bromo via Malang Sudah Dibuka Kembali
Sementara itu, Lathifah Shohib mengaku melakukan persiapan fisik dengan berolahraga ringan untuk menghadapi jadwal padat pascapelantikan.
"Jalan-jalan saja yang ringan, di dalam rumah saja," kata politisi PKB tersebut.
Sebagai mantan anggota DPR RI, Lathifah sudah terbiasa dengan jadwal yang padat. Ia mengaku pernah menghadapi rapat anggaran hingga subuh, lalu kembali bekerja pada pukul 09.00 pagi.
"Dulu di DPR RI pernah pulang subuh jika membahas anggaran harus segera selesai. Jam 9 pagi sudah harus rapat lagi," kenangnya.
Tasyakuran dalam Bentuk Kerja Nyata
Baik Sanusi maupun Lathifah tidak akan menggelar acara tasyakuran setelah pelantikan. Bagi mereka, bekerja dengan baik untuk masyarakat adalah bentuk syukur yang sebenarnya.
Berita Terkait
-
Akses ke Gunung Bromo via Malang Sudah Dibuka Kembali
-
Tragis! Dua Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Malang, Diduga Kakak Beradik
-
Sekolah Sepi Peminat di Malang Bakal Dimerger, Bangunan Rusak Tak Diperbaiki
-
Longsor di Malang: Hujan Deras Picu Bencana, Kebun Jeruk Lenyap Tertimbun
-
Hujan Deras Picu Longsor, Kolam Renang Kalimeri Malang Luluh Lantak
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Lawan Cekikan Harga BBM, Pemkot Malang Siap Hijrah ke Kendaraan Listrik
-
Latja Akpol di Polres Malang Fokus Perkuat Pengalaman Lapangan Taruna
-
Kardus di Kebun Tebu: Bayi Berjaket Merah Ditemukan Tak Bernyawa di Malang
-
Tantangan Menembus Alam: Ikhtiar Kabupaten Malang Merdeka dari Zona Buta Sinyal
-
Demi KDMP, 21 Lahan Hijau di Kota Malang Terancam Alih Fungsi