SuaraMalang.id - Bursa transfer paruh musim Liga 1 2024/2025 telah resmi ditutup pada Rabu (15/1/2025), dengan Arema FC menutup aktivitas transfer mereka dengan mendatangkan dua pemain muda potensial, Brandon Scheunemann dan Aswin. Keduanya diharapkan menjadi tambahan kekuatan di lini belakang tim sekaligus investasi jangka panjang.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengakui bahwa merekrut pemain senior lokal berpengalaman pada paruh musim bukanlah hal mudah.
“Memang sebenarnya kami menginginkan untuk mendatangkan pemain senior yang lebih berpengalaman, tetapi pada paruh musim, ini sangat sulit. Selain persaingan ketat, faktor bujet dan keengganan klub lain melepas pemain juga menjadi kendala,” ujar Yusrinal.
Sebagai alternatif, Arema FC memilih fokus pada pemain muda dengan potensi besar untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pemain-pemain senior akibat cedera berkepanjangan.
Brandon Scheunemann, pemain berusia 19 tahun, didatangkan dari PSIS Semarang dengan kontrak dua tahun. Pemain asal Malang ini bisa bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan.
“Brandon memiliki potensi besar dan cocok untuk proyeksi masa depan tim. Usianya masih muda, dan dia berasal dari Malang, jadi sudah sangat mengenal kultur sepak bola di sini,” tambah Yusrinal.
Sementara itu, Aswin, eks pemain tim PON Sulawesi Barat, bergabung setelah melalui masa trial selama dua bulan. Pemain berusia 21 tahun ini dapat bermain di berbagai posisi, termasuk bek kanan, bek kiri, dan gelandang bertahan.
Solusi untuk Lini Belakang yang Keropos
Rekrutmen ini juga dilakukan untuk menambal kelemahan di lini belakang Arema FC yang tengah diterpa badai cedera.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Arema FC Rekrut Brandon Scheunemann
Tiga pemain belakang utama, yakni Daffa Fahish, Syaeful Anwar, dan Choi Bo-Kyung, absen akibat cedera berkepanjangan.
“Dua pemain muda ini diharapkan menjadi pelapis di lini belakang sekaligus menambah kedalaman skuad. Kami percaya mereka bisa berkembang dan menunjukkan kualitasnya di Arema FC,” kata Yusrinal.
Meski menghadapi tantangan, Yusrinal optimistis dengan komposisi skuad Arema FC musim ini. Saat ini, Arema FC berada di peringkat empat besar, jauh lebih baik dibandingkan tiga musim sebelumnya yang sempat terjerembab di zona degradasi.
“Saya percaya tim ini cukup solid. Tinggal menjaga konsistensi agar tetap bersaing di papan atas. Syukur-syukur kami bisa bertahan di empat besar atau bahkan lebih baik,” pungkas Yusrinal.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Ternyata Ini Alasan Arema FC Rekrut Brandon Scheunemann
-
Darah Malang Kembali! Brandon Scheunemann Resmi Berseragam Arema FC
-
Comeback! Wiliam Marcilio Siap Menggila di Laga Borneo FC vs Arema FC
-
Statistik Brandon Scheunemann, Pemain Anyar Arema FC
-
5 Laga Tanpa Gol! Arema FC Krisis, Ze Gomes Siapkan Strategi Jitu
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal