Scroll untuk membaca artikel
Bernadette Sariyem
Minggu, 15 Desember 2024 | 19:12 WIB
Ilusrtrasi penemuan mayat di Sungai Brantas.

Setelah evakuasi, Polsek Lowokwaru bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Malang Kota melakukan identifikasi awal menggunakan alat Mambis, perangkat khusus yang mendeteksi sidik jari untuk membantu mengenali korban tanpa identitas.

"Alat Mambis digunakan untuk menempelkan sidik jari korban guna mengetahui identitasnya, karena tidak ditemukan dokumen identitas pada jenazah," jelas Yudi.

Jenazah Dibawa ke RSUD Saiful Anwar

Usai proses evakuasi dan identifikasi awal, jenazah dibawa ke RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Geger! Yang Dikiranya Boneka Hanyut Ternyata Mayat di Sungai Brantas Malang

Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil identifikasi dan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor.

Imbauan kepada Warga

Ipda Yudi juga mengingatkan warga agar melaporkan segera jika mengetahui informasi yang dapat membantu pengungkapan identitas korban.

"Kami berharap warga yang memiliki informasi mengenai korban atau mengenali ciri-ciri fisiknya bisa segera menghubungi pihak kepolisian untuk membantu penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Penanganan Kasus

Baca Juga: Ibu Muda Hilang Saat Beli Buku, Ditemukan Meninggal di Pantai Nampu

Saat ini, Polresta Malang Kota masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut.

Load More