Scroll untuk membaca artikel
Bernadette Sariyem
Jum'at, 15 November 2024 | 22:28 WIB
Calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini saat berdialog dengan BRIM 08 Jatim. [SuaraJatim/Dimas Angga]

“Bung Karno melewati penderitaan luar biasa demi bangsa ini. Kita tidak boleh mencederai perjuangan beliau dengan perpecahan yang tidak perlu,” tegas mantan Menteri Sosial RI tersebut.

Risma memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memaparkan program prioritasnya, khususnya di bidang pendidikan dan ekonomi. Ia berkomitmen menghadirkan pendidikan gratis setara SMA dan SMK, termasuk bagi santri di pondok pesantren di seluruh Jawa Timur.

“Pendidikan adalah pintu menuju kesejahteraan. Kami akan memastikan anak-anak di pesantren mendapat akses pendidikan yang sama dengan anak-anak di sekolah formal lainnya,” jelas Risma.

Dalam sektor ekonomi, Risma menekankan pentingnya semangat gotong royong untuk membangun Jawa Timur. Menurutnya, kesejahteraan dapat tercapai jika seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan tokoh agama bekerja bersama.

Baca Juga: Survei Polbrain: Khofifah Unggul, Risma Masih Berpeluang Menang

Di akhir pertemuan, Risma mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu tanpa memandang perbedaan. Ia percaya, seni dan budaya adalah aset penting yang bisa menyatukan keberagaman di Jawa Timur.

“Kita harus melanjutkan perjuangan para pendahulu kita untuk menjaga keutuhan bangsa ini. Dengan seni, budaya, dan semangat gotong royong, saya yakin kita bisa membawa Jawa Timur ke arah yang lebih baik,” pungkas Risma.

Pesantren Jati Diri Bangsa menyambut baik gagasan Risma. Para tokoh agama di sana berharap program pendidikan dan ekonomi yang disampaikan Risma dapat menjadi kenyataan untuk membantu para santri dan masyarakat di Kediri dan sekitarnya.

Kontributor : Elizabeth Yati

Baca Juga: Kejar Khofifah-Emil, Risma-Gus Hans Optimis Menang Pilgub Jatim Meski Tertinggal Survei

Load More