Scroll untuk membaca artikel
Bernadette Sariyem
Jum'at, 15 November 2024 | 22:12 WIB
Calon Gubernur Jawa Timur Tri Rismaharini saat mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Darrulughah Wadda’wah di Pasuruan pada Rabu (6/11/2024).

SuaraMalang.id - Tim Pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini-Gus Hans, menegaskan keyakinannya bahwa peluang kemenangan masih terbuka lebar meski survei Litbang Kompas menunjukkan mereka berada di urutan kedua dengan elektabilitas 20,9 persen.

Pasangan petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak memimpin dengan 52,5 persen, sementara pasangan Luluk-Lukman hanya mendapatkan 3,8 persen.

Survei juga mencatat bahwa 22,8 persen pemilih belum menentukan pilihan (undecided voters), yang menjadi target strategis bagi tim Risma-Gus Hans untuk mengubah dinamika elektoral.

Juru Bicara Tim Pemenangan Risma-Gus Hans, Aryo Seno Bagaskoro, menilai hasil survei ini sebagai pelecut semangat untuk memperkuat gerakan kampanye.

Baca Juga: Kunjung Kampung Kripik, Khofifah Janjikan Bantuan untuk UMKM Gresik

"Ini menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk terus bergerak secara masif dan sistematis," ujar Seno, Jumat (15/11/2024).

Menurutnya, kampanye saat ini difokuskan pada pengenalan lebih dalam tentang sosok Risma, yang dikenal sebagai pemimpin sukses dua periode Wali Kota Surabaya dan mantan Menteri Sosial di era Presiden Joko Widodo.

Di sisi lain, Gus Hans diperkenalkan sebagai tokoh muda berlatar belakang kiai yang memiliki akar kuat di Jawa Timur.

Untuk meningkatkan elektabilitas, pasangan ini mengadopsi pendekatan door-to-door yang dinilai efektif menjangkau pemilih secara personal.

Selain itu, kampanye dilakukan dengan menyebarluaskan gagasan pembangunan untuk masa depan Jawa Timur.

Baca Juga: Pilgub Jatim 2024 Memanas: Khofifah-Emil Makin Solid, Dukungan Bertambah Jelang Pencoblosan

"Kami yakin gerakan serentak ini akan membuahkan hasil elektoral. Dinamika akan semakin terlihat mendekati hari pemilihan," kata Seno.

Load More