SuaraMalang.id - Jelang hari pencoblosan pada 27 November 2024, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu, Kris Dayanti-Kresna Dewanata (Krida), menghadapi tantangan serius dari internal partai pengusung mereka.
Sejumlah kader tua Partai Nasdem yang tergabung dalam kelompok Relawan Restorasi mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Firhando Gumelar-Rudi (GURU), Jumat (15/11/2024).
Deklarasi yang digelar di sebuah gedung ini dipimpin oleh Budianto, Koordinator Relawan Restorasi. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap paslon Krida dan partai Nasdem yang dianggap telah mengabaikan kontribusi para kader tua.
“Kami sebagai kader dan aktivis lama Nasdem sudah tidak dianggap oleh partai yang kami naungi,” ujar Budianto.
Menurutnya, visi dan misi paslon GURU lebih sesuai dengan harapan para kader tua Nasdem Kota Batu. Ia menambahkan, selama ini mereka merasa diabaikan oleh Krida.
“Kami sudah menunggu berbulan-bulan, tapi tidak ada kabar. Kami merasa sudah tidak dianggap,” tegas Budianto.
Menanggapi peralihan dukungan ini, Ketua DPD Nasdem Kota Batu sekaligus Calon Wakil Wali Kota Batu, Kresna Dewanata Phrosakh, mengaku tidak mengetahui adanya deklarasi tersebut.
“Saya kok nggak mendengar. Tapi saya berterima kasih kepada paslon lain yang sudah menampung orang-orang yang tidak sejalan dan tidak loyal dengan garis perjuangan partai Nasdem,” ujar Dewa, sapaan akrab Kresna.
Dewa menegaskan bahwa kader yang telah berpaling mendukung paslon lain bukan lagi bagian dari Partai Nasdem.
Baca Juga: Kunjung Kampung Kripik, Khofifah Janjikan Bantuan untuk UMKM Gresik
“Jika sudah tidak sejalan dengan keputusan partai, berarti mereka sudah bukan kader Nasdem. Insyaallah, kader Nasdem yang solid akan tetap memenangkan Krida,” pungkasnya.
Pilwali Kota Batu 2024 diikuti oleh tiga paslon:
- Nurochman-Heli Suyanto (Nomor Urut 1)
- Firhando Gumelar-Rudi (Nomor Urut 2)
- Kris Dayanti-Kresna Dewanata Prosakh (Nomor Urut 3)
Sejauh ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu telah menggelar dua debat terbuka bagi ketiga paslon. Debat ketiga atau debat pamungkas dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Meski menghadapi dinamika internal, paslon Krida yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Nasdem tetap optimis melanjutkan kampanye untuk meraih kemenangan.
Sementara itu, deklarasi dukungan kepada GURU memberikan momentum tambahan bagi paslon tersebut menjelang masa tenang.
Situasi ini menjadikan Pilwali Kota Batu 2024 semakin kompetitif, dengan dinamika yang terus berkembang di lapangan.
Berita Terkait
-
Kunjung Kampung Kripik, Khofifah Janjikan Bantuan untuk UMKM Gresik
-
Survei Internal Unggulkan Sam HC-Ganis, PDIP Kota Malang Optimis Menang Pilkada
-
Politik Uang Hantui Pilkada Kota Malang, 2 Paslon Terseret
-
Basarah: Semangat Reformasi, PDIP Yakin Menangkan Pilwali Malang
-
Blusukan ke Trawas, Risma Disambut Hangat Warga dan Pedagang: Semoga Pimpin Jatim!
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang