SuaraMalang.id - Calon Bupati Malang nomor urut 1, HM. Sanusi, optimis dapat meraih hingga 80 persen suara pada Pilkada Kabupaten Malang 2024.
Keyakinan ini muncul setelah melihat antusiasme masyarakat saat kampanye di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Sabtu (12/10/2024).
"Kampanye hari ini dihadiri Muslimat se-Desa Talok dan Bokor, Kecamatan Turen. Semua mendukung dan menargetkan 80 persen suara," ujar Abah Sanusi, sapaan akrabnya.
Pada Pilkada 2020 lalu, Sanusi yang berpasangan dengan Didik Gatot Subroto (Paslon SanDi) kalah di Kecamatan Turen, khususnya di Desa Bokor, dari Lathifah Shohib dan Didik Budi Muljono (Paslon Ladub).
"Dulu, Bu Lathifah menang 60 persen di Turen, sementara saya hanya mendapat 30 persen," kenang Sanusi.
Namun, pada Pilkada 2024, Sanusi dan Lathifah Shohib bergabung sebagai pasangan calon (Paslon) Salaf, dengan Sanusi sebagai calon bupati dan Lathifah sebagai calon wakil bupati.
"Tim dan Juru Kampanye Bu Lathifah sekarang mendukung kami. Jika digabung, insyaallah kami bisa menang 80 persen," ungkapnya.
Sanusi berharap, target 80 persen suara di Turen bisa tercapai juga di berbagai wilayah lain di Kabupaten Malang. Dengan dukungan yang kuat, ia optimis visi "Malang Makmur Berkelanjutan" dapat diwujudkan.
"Muslimat juga sudah sepakat, dan insyaallah 80 persen akan memenangkan Salaf," tutupnya.
Baca Juga: Perang Terakhir Rebut Suara! Kampanye Akbar Pilkada Kota Malang Dibatasi 9 Jam
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Perang Terakhir Rebut Suara! Kampanye Akbar Pilkada Kota Malang Dibatasi 9 Jam
-
Pilkada Kota Malang: Abah Anton Minta Doa Restu di Hadapan Ribuan Jemaah
-
Sukseskan Pilkada 2024, Pemkot Malang Gaungkan Sinergi dan Partisipasi Aktif
-
Kuliah Gratis dan Gampang Kerjoan, Janji Manis Paslon Heri-Ganis di Pilkada Malang
-
Nostalgia Masa Kecil, Wahyu Hidayat Ingin Hidupkan Kembali Kejayaan Pasar Kasin
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC