SuaraMalang.id - Berdasarkan hasil pantauan Pemkot Malang, terdapat 14 titik di Kota Malang yang sering mengalami kemacetan, termasuk di kawasan Kajoetangan Heritage, Taman Merjosari, dan Simpang Tiga Jalan KH Malik Dalam.
Untuk mengatasi permasalahan ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang telah menyusun delapan skema rekayasa lalu lintas guna mengurai kemacetan di area tersebut.
Salah satu contoh penanganan kemacetan terjadi di kawasan Kajoetangan Heritage, di mana Dishub melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Buring.
Rekayasa ini memungkinkan kendaraan dari Jalan Brigjen Slamet Riyadi untuk belok kanan menuju Jalan Buring atau melanjutkan perjalanan lurus ke Kajoetangan.
Hasil uji coba selama satu bulan menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam mengurangi kemacetan di simpang tiga Jalan Brigjen Slamet Riyadi dan Jalan Buring, terutama pada jam-jam sibuk.
"Kami telah menetapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Buring secara permanen sejak Oktober," ujar R. Widjaja Saleh Putra, Kepala Dishub Kota Malang.
Selain di Kajoetangan Heritage, Dishub juga mengatasi kemacetan di Simpang Kelud dengan melakukan perubahan konfigurasi traffic light.
Lampu hijau yang sebelumnya menyala bersamaan dari arah Jalan Kelud dan Jalan Arjuno, kini dibuat bergiliran. Hal ini menyebabkan durasi traffic light menjadi lebih lama, dengan siklus mencapai 140 detik.
Meskipun terjadi kepadatan lalu lintas di Simpang Kelud, Dishub sudah menyiapkan Area Traffic Control System (ATCS) untuk mengatur durasi lampu lalu lintas secara otomatis sesuai kondisi kemacetan.
Baca Juga: Sukseskan Pilkada 2024, Pemkot Malang Gaungkan Sinergi dan Partisipasi Aktif
Selain rekayasa lalu lintas, Dishub juga mengevaluasi parkir di badan jalan di sejumlah ruas seperti Jalan Brawijaya, Jalan Tumapel, Jalan Gajah Mada, Jalan Simpang Kelud, Jalan Arjuno, dan Jalan Kawi, yang turut berkontribusi pada kemacetan.
Upaya lain yang dilakukan Dishub adalah pengaturan lalu lintas di sekitar Stasiun Malang dan di depan Brawijaya Smart School (BSS), yang sering mengalami kemacetan saat jam antar-jemput. Dishub telah berkomunikasi dengan pihak sekolah, dan salah satu masukan adalah memindahkan aktivitas antar-jemput ke lingkungan Universitas Brawijaya.
Skema rekayasa lalu lintas ini akan terus dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya dalam mengurangi kemacetan di Kota Malang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Sukseskan Pilkada 2024, Pemkot Malang Gaungkan Sinergi dan Partisipasi Aktif
-
Revolusi Sampah: 5 TPS di Kota Malang Disulap Jadi Modern dan Ramah Lingkungan
-
Pasca Kebakaran, Pelayanan Dinsos Kota Malang Terancam Terganggu?
-
Korsleting Listrik Diduga Jadi Biang Kerok Kebakaran Gedung Dinsos Malang
-
Kronologi Tragedi di Coban Kedung Darmo: Pemuda Malang Tewas Tenggelam Saat Berenang
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Apresiasi BRILink Agen Berprestasi, Kursumawati Bawa Pulang All-New Yaris
-
Polresta Malang Kota Bongkar 3,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Jaringan DPO
-
109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu
-
Disebut di Pinggir Sungai, Kades Sidodadi Bongkar Fakta Kopdes Merah Putih yang Viral
-
Lirik Vulgar Berujung Polisi: Yakuza Maneges Pastikan Icha Chellow & Mala Agatha Tak Ada Kata Damai