Harga kopi yang sebelumnya berkisar antara Rp 25.000 hingga Rp 30.000 per kilogram, kini melonjak hingga Rp 40.000 sampai Rp 60.000 per kilogram.
Kenaikan ini membuat biji kopi menjadi komoditas yang sangat menggiurkan bagi para pencuri.
“Para pelaku diduga memanfaatkan kondisi harga yang sedang tinggi untuk mendapatkan keuntungan besar dengan cara mencuri. Oleh karena itu, kami mengimbau para petani untuk lebih berhati-hati dan selalu mengawasi kopi mereka saat sedang dijemur,” jelas Munir.
Sosialisasi dan Langkah Antisipasi
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah desa telah mensosialisasikan kepada warga untuk lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar kebun atau tempat penjemuran kopi.
Warga juga diminta untuk mengawasi kebun mereka secara bergantian atau menjemur kopi di tempat yang lebih aman, seperti di halaman rumah yang tertutup atau di bawah pengawasan ketat.
“Habis ada pencurian ini, nyaris tidak ada lagi yang menjemur kopi di pinggir jalan. Kami juga mengimbau kepada warga yang mengalami kehilangan kopi agar melaporkan kejadian tersebut, supaya bisa ditindaklanjuti dengan lebih serius,” tutur Munir.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi para petani kopi di wilayah Desa Giripurno dan sekitarnya untuk lebih berhati-hati dalam menjaga hasil panen mereka.
Pemerintah desa berharap, dengan adanya peningkatan kewaspadaan dan kerjasama dari seluruh warga, aksi pencurian kopi ini bisa diminimalisir.
Baca Juga: Rumah di Kota Batu Terbakar Diduga Gegara Charger Handphone
Para petani juga disarankan untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan, terutama di masa panen kopi, ketika hasil panen sedang berada dalam kondisi rentan terhadap aksi pencurian.
Dengan begitu, mereka dapat terus memanfaatkan kenaikan harga kopi yang sedang tinggi tanpa harus mengalami kerugian yang disebabkan oleh pencurian.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Rumah di Kota Batu Terbakar Diduga Gegara Charger Handphone
-
Vila di Kota Batu Dibuat Pesta Seks, Satpol PP Akui Sulit Terungkap
-
Polisi Bongkar Pesta Seks dan Tukar Pasangan di Kota Batu, 12 Orang Diamankan
-
Laporan Awal Dana Kampanye Pilwali Kota Batu, Terungkap Masing-Masing Calon
-
Pengundian Nomor Urut Pilwali Kota Batu, Kris Dayanti Dapat Nomor PDIP
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Teror Pocong Begal Hantui Malang Raya: Polisi Beri Peringatan Keras
-
Tanpa Gedung Tapi Moncer: KDMP Senggreng Raup Omzet Puluhan Juta Modal di Teras Desa
-
Arema FC vs PSIM: Misi Singo Edan Segel Kemenangan Ketiga Beruntun
-
Jasad Bayi Ditemukan di Kantong Plastik di Tepi Jalan Malang, Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV
-
Alarm Bahaya dari Malang: Saat Anak-anak Mulai Mahir Menggasak Motor dan Membobol Rumah