SuaraMalang.id - Polres Malang mengamankan seorang wanita asal Surabaya. Diduga wanita tersebut berkaitan dengan kematian seorang ibu bernama Sunik (48) warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
Kasat Reskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat membenarkan penangkapan tersebut.
“Benar, dari penyelidikan kami di Surabaya, kita berhasil mengamankan seorang perempuan yang diduga menjadi tamu misterius tersebut saat kejadian berlangsung,” ujar Gandha dikutip dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Minggu (21/7/2024).
Pihaknya menangkap wanita tersebut setelah melakukan penyelidikan selama 2 hari terakhir. Wanita tersebut berada di kawasan Krembangan, Surabaya.
Baca Juga: Brakk! Diduga Hilang Kendali, Remaja Villa Bukit Tidar Tewas Tabrak Trotoar Jalan Veteran Malang
“Saat ini tamu misterius tersebut sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh anggota Satreskrim Polres Malang,” sambungnya.
Ghanda mengaku saat ini masih mencari keberadaan sepeda motor dan ponsel korban yang hilang.
Peristiwa dugaan pembunuhan tersebut terjadi pada Selasa (16/7/2024). Korban ditemukan tewas dengan luka di kepala di rumahnya di Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
Belakangan, muncul juga dugaan perampokan pada kasus tersebut, melihat adanya sejumlah barang bukti yang hilang.
Polisi sejauh ini sudah memeriksa 11 orang saksi. Termasuk melacak keberadaan pelaku hingga keluar dari wilayah Malang Raya. “Setelah kami lakukan olah TKP, korban meninggal dunia dengan luka di kepala,” kata Gandha.
Baca Juga: Heboh! Tarif Mahal Parkir di GOR Kanjuruhan, Ada Tambahan Biaya Partisipasi
Berdasarkan informasi yang didapatkan kepolisian, sempat ada tamu wanita berkunjung ke rumah korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
Gandha menyebut, semua informasi yang disampaikan masih terus dilakukan pendalaman hingga berhasil mengamankan seorang wanita berinisial EW (51), terduga pelaku warga Surabaya.
Diduga, tersangka mengenal korban melalui jejaring pertemanan di media sosial Facebook sebelum akhirnya terjadi peristiwa perampokan disertai pembunuhan.
Berita Terkait
-
Picu 'Bencana' di Malang, Ini Aturan Penerbangan Balon Udara dan Sanksi Bagi yang Melanggar
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan