SuaraMalang.id - Lucas Frigeri, kiper asal Brasil yang baru-baru ini bergabung dengan Arema FC, telah menetapkan target tinggi untuk musim Liga 1 2024-2025.
Setelah membawa Madura United menjadi runner up di Liga 1 musim 2023-2024, Frigeri merasa belum puas dan ingin mencapai lebih banyak lagi bersama Arema.
Frigeri, yang bergabung dengan Indonesia pada bursa transfer paruh musim lalu, langsung menunjukkan performa impresif yang membawa Madura United lolos ke babak championship dan hingga ke partai final, sebelum akhirnya kalah dari Persib Bandung.
Berbekal pengalaman tersebut, kiper berusia 35 tahun ini memiliki motivasi tinggi untuk mengulang sukses serupa di Arema, bahkan melampaui pencapaiannya sebelumnya.
"Situasinya sama seperti di Madura United, saya ingin membawa Arema seperti yang saya lakukan di sana, kalau bisa lebih baik. Saya ingin mencoba membawa Arema menjadi juara. Itu target kita semua," ujar Frigeri.
Kiper berpengalaman ini juga terkejut dengan kualitas yang ditunjukkan oleh klub-klub di Liga Indonesia, yang menurutnya memiliki level yang hampir sama.
"Saat saya datang ke Indonesia, saya belum tahu level klub di liga ini. Namun, setelah semusim berjalan saya baru tahu. Setiap klub punya level yang hampir sama, ini mengejutkan buat saya," tambahnya.
Frigeri juga menekankan pentingnya kerja keras dan dedikasi untuk meraih sukses di liga yang kompetitif ini.
"Untuk menang kita butuh berjuang setiap saat, melakukan yang terbaik untuk bisa meraih kemenangan. Saya datang ke sini harapannya bisa membuat lini belakang Arema menjadi lebih kuat," ucap Frigeri.
Baca Juga: Titik Balik Arema? Pelatih Kiper Asal Portugal Siap Sulap Kiper Jadi Tembok Kokoh
Dengan pengalaman dan semangatnya, Lucas Frigeri diharapkan dapat membawa perubahan signifikan di Arema FC, dan membantu tim mencapai target juara yang telah lama diidamkan oleh Aremania, penggemar setia Arema.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Titik Balik Arema? Pelatih Kiper Asal Portugal Siap Sulap Kiper Jadi Tembok Kokoh
-
Misi Choi Bo-kyeong di Arema FC: Tembus Hambatan Bahasa, Bangun Lini Pertahanan Tangguh
-
Agresif dan Keras, Inilah Alasan Arema FC Kepincut Gelandang Brasil William Marcilio
-
Solidaritas Brasil! Carlos Oliveira Beri Dukungan Penuh untuk Joel Cornelli di Arema FC
-
Cinta Frigeri Berlabuh di Bumi Arema, Sempat Tolak Dua Tawaran Menggiurkan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak
-
Terbongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Malang Beromzet Jutaan
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan