SuaraMalang.id - Tiago Simoes, pelatih kiper asal Portugal yang baru saja bergabung dengan Arema FC, memiliki ambisi besar untuk meningkatkan kualitas penjaga gawang tim menjelang Liga 1 musim 2024-2025.
Simoes, yang sebelumnya memiliki pengalaman melatih di Liga Cina dan Liga Hongkong, telah ditetapkan sebagai pelatih kiper yang akan mendampingi pelatih kepala Joel Cornelli.
Berusia 41 tahun, Tiago telah resmi dikontrak oleh Arema untuk satu musim dengan opsi perpanjangan.
Dengan tanggung jawab atas tiga kiper Arema, yakni dua lokal, Dicki Agung dan Andrian Casvari, serta kiper asing baru, Lucas Frigeri, Tiago bertekad untuk membangun fondasi yang kuat pada lini pertahanan.
Dalam evaluasi terhadap performa tim musim lalu, Arema tercatat sebagai tim dengan jumlah kebobolan yang tinggi, mencapai 60 gol dalam 34 pertandingan.
Menyadari kelemahan ini, Tiago menetapkan prioritasnya tidak hanya pada pencapaian trofi, tetapi juga pada perbaikan signifikan dalam kualitas bermain para kiper.
"Saya ke sini untuk memperbaiki kualitasi kiper-kiper Arema. Ini upaya kami untuk mendorong Arema dalam meraih trofi juara,” ujar Tiago.
“Saya tahu itulah mengapa kita harus memperbaiki Arema, agar kembali ke papan atas. Itu alasan kita harus bekerja keras setiap hari," tambahnya.
Tiago juga menekankan pentingnya mengimplementasikan kerja keras yang dilakukan selama sesi latihan ke dalam pertandingan nyata, dengan tujuan untuk meraih hasil yang positif secara konsisten.
Baca Juga: Misi Choi Bo-kyeong di Arema FC: Tembus Hambatan Bahasa, Bangun Lini Pertahanan Tangguh
Selain itu, ia ingin membahagiakan Aremania, para penggemar setia Arema, dengan menampilkan permainan terbaik di setiap pertandingan, sehingga mendorong mereka untuk terus mendukung tim di stadion.
“Saya tahu, setiap waktu stadion akan penuh oleh suporter dan fans jika kita selalu menampilkan permainan terbaik. Mereka akan menantikan momen-momen terbaik itu,” pungkas Tiago, menunjukkan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan Arema FC di kancah nasional.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Misi Choi Bo-kyeong di Arema FC: Tembus Hambatan Bahasa, Bangun Lini Pertahanan Tangguh
-
Agresif dan Keras, Inilah Alasan Arema FC Kepincut Gelandang Brasil William Marcilio
-
Solidaritas Brasil! Carlos Oliveira Beri Dukungan Penuh untuk Joel Cornelli di Arema FC
-
Cinta Frigeri Berlabuh di Bumi Arema, Sempat Tolak Dua Tawaran Menggiurkan
-
Adaptasi dan Taktik: Misi Penting Arema FC di Balik Pemusatan Latihan Jelang Piala Presiden
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi