SuaraMalang.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu menemukan sebanyak 616 calon pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) karena telah meninggal dunia.
Temuan ini didapatkan dari pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) yang dilakukan terhadap 134.843 calon pemilih menjelang Pilkada Kota Batu.
"Data kematian TMS pemilih yang meninggal 616 orang se-Kota Batu. Jika tidak ada akta kematiannya, saat Coklit ditandai dengan dicoret, dan meminta ditandatangani Pantarlih sebagai data dukung sementara," kata Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Batu, Marlina, Selasa (9/7/2024).
Proses Coklit yang berlangsung dari 24 Juni hingga 24 Juli 2024 diharapkan rampung lebih cepat, tepatnya pada tanggal 13 Juli.
Baca Juga: Beredar Kabar Abah Anton Kantongi Rekomendasi PKB, Fatchullah Buka Suara
Marlina mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada satu desa, yaitu Desa Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, yang telah tercoklit 100 persen.
Hingga Senin pagi kemarin, progres Coklit di Kota Batu telah mencapai 80 persen, dengan target hari ini mencapai 82 persen.
"Dari data sementara, ada sebanyak 849 pemilih baru, 812 pemilih ubah, dan pemilih disabilitas sebanyak 524. Data ini merupakan hasil sinkronisasi antara Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan data Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4). Target kami dua hingga tiga hari ke depan (selesai)," ujarnya.
KPU Kota Batu telah menurunkan semua elemen untuk melakukan Coklit dan pendampingan terstruktur.
Meski masa kerja pelaksanaan Coklit adalah hingga 24 Juli 2024, prosesnya tetap diupayakan selesai lebih cepat sesuai target KPU Pusat.
Baca Juga: Ini Jagoan PKB di Pilwali Malang, Sosoknya Tak Asing
Terkait kendala yang dihadapi, Marlina menjelaskan bahwa secara umum proses Coklit masih bisa dijalankan secara manual. Namun, beberapa Pantarlih melaporkan masalah akses pada aplikasi e-Coklit.
Berita Terkait
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Hasto Klaim Dapatkan Intimidasi Sejak 2023: Makin Kuat Setelah Pilkada 2024
-
Mendagri Tito Tolak Usulan Fraksi Gerindra Minta PSU Pilkada Pakai Dana Pendidikan: Kami Gak Korbankan yang Wajib
-
Minta KPU-Bawaslu Seefisien Mungkin Ajukan Anggaran PSU Pilkada, Hitung-hitungan Kemendagri Tak Sampai Rp 1 T
-
Alasan Efisiensi, KPU Tiadakan Kampanye Akbar di PSU Pilkada 2024
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno