SuaraMalang.id - PDIP Kabupaten Malang menegaskan, mereka memberikan peluang yang sama kepada semua calon yang mendaftar untuk posisi bupati dalam proses pemberian rekomendasi.
Dua kader partai, HM Sanusi, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Malang, dan H Gunawan Wibisono, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, telah resmi mendaftar sebagai calon Bupati dari partai tersebut.
Ketua Tim 5 Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang dari PDI Perjuangan, Santoko, mengatakan, "Keduanya memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan rekomendasi. Keduanya adalah kader partai berlambang banteng moncong putih dan telah mendaftarkan diri pada tanggal 8 Mei 2024."
Proses pendaftaran untuk calon kepala daerah telah selesai di tingkat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, dan seluruh berkas telah diserahkan ke DPP PDI Perjuangan melalui DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
"Kami di DPC hanya menunggu keputusan dari DPP. Proses pemberian rekomendasi adalah kewenangan mereka," ujar Santoko, Minggu (16/6/2024).
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, H Didik Gatot Subroto, saat dihubungi, menyatakan bahwa ia tidak ingin berkomentar banyak mengenai rekomendasi.
"Kami masih menunggu. Untuk rekom, kami enggan berkomentar dulu," kata Didik.
Dengan kedua calon yang memiliki profil dan pengalaman dalam pemerintahan, proses seleksi ini diharapkan akan menghasilkan kandidat terbaik yang akan memimpin Kabupaten Malang di masa mendatang.
Keputusan DPP PDI Perjuangan sangat dinanti oleh kedua calon dan pendukung mereka.
Baca Juga: Perang Perebutan Tiket PKB: 3 Tokoh Berebut Rekomendasi di Pilkada Kota Malang
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Perang Perebutan Tiket PKB: 3 Tokoh Berebut Rekomendasi di Pilkada Kota Malang
-
Didik Gatot Buka Peluang Duet dengan Krisdayanti di Pilkada Batu
-
Agustus, PDIP Umumkan Jagoan di Pilwali Malang
-
Perebutan Tiket PKB: Kharis, Anton, dan 2 Nama Bersaing Ketat di UKK Pilkada Kota Malang
-
DPRD Kota Malang Siapkan Anggaran Rp 120 Miliar untuk Pilkada 2024
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Lawan Cekikan Harga BBM, Pemkot Malang Siap Hijrah ke Kendaraan Listrik
-
Latja Akpol di Polres Malang Fokus Perkuat Pengalaman Lapangan Taruna
-
Kardus di Kebun Tebu: Bayi Berjaket Merah Ditemukan Tak Bernyawa di Malang
-
Tantangan Menembus Alam: Ikhtiar Kabupaten Malang Merdeka dari Zona Buta Sinyal
-
Demi KDMP, 21 Lahan Hijau di Kota Malang Terancam Alih Fungsi