SuaraMalang.id - Universitas Islam Malang (Unisma) telah terpilih sebagai salah satu tuan rumah untuk cabang olahraga (Cabor) Karate dalam ASEAN University Games (AUG) 2024.
Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juni hingga 7 Juli 2024, dengan lokasi penyelenggaraan di dua kota, yaitu Malang dan Surabaya.
Rektor Unisma, Prof Dr Maskuri MSi, mengungkapkan kebanggaannya atas terpilihnya universitas ini sebagai venue.
"Kami memiliki fasilitas dengan standar internasional, seperti gedung bundar yang dapat menampung hingga 7000 orang, serta jejaring internasional yang luas. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan dalam pemilihan Unisma sebagai tuan rumah," kata Prof Maskuri pada hari Jumat (13/6/2024).
Selain fasilitas fisik, Unisma juga memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan internasional.
Menurut Prof Maskuri, pengalaman tersebut sangat membantu dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan event internasional sebesar AUG.
Pertandingan cabor Karate akan diselenggarakan dari tanggal 3 hingga 6 Juli 2024. Menurut ketua panitia lokal AUG 2024 Unisma, Hasan Zayadi, sebanyak 112 kontingen dari 7 negara akan berpartisipasi, termasuk 81 atlet dan 20 official.
"Unisma akan berkolaborasi dengan PB Forki untuk menyelenggarakan 17 nomor pertandingan di cabang Karate," tambah Hasan Zayadi.
Hasan juga menjelaskan bahwa persiapan telah dilakukan secara intensif, termasuk survei lokasi oleh panitia pusat.
Baca Juga: Khofifah Bersama Prabowo Hadiri Pengukuhan Guru Besar Ali Masykur di Unisma Malang
"Kami sudah melakukan beberapa penyesuaian kecil untuk memastikan arena pertandingan sesuai standar yang dibutuhkan," ujarnya.
Dalam upaya untuk melibatkan komunitas kampus, banyak unit kegiatan mahasiswa (UKM) dan mahasiswa asing akan terlibat dalam panitia lokal.
"Ini akan menjadi kesempatan bagi mahasiswa Unisma untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam penyelenggaraan event internasional," kata Hasan.
AUG 2024 akan diresmikan dengan upacara pembukaan yang diadakan di Graha UNESA Surabaya pada 25 Juni, dan akan ditutup dengan upacara penutupan di Universitas Negeri Malang pada 6 Juli.
Event ini tidak hanya penting dari aspek olahraga tetapi juga sebagai platform pertukaran budaya dan pembangunan jejaring di antara mahasiswa universitas se-ASEAN.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal