SuaraMalang.id - Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Achmad Sudiyono, melanjutkan perburuan rekomendasi dari partai politik (parpol) untuk maju sebagai bakal calon bupati (Bacabup) atau bakal calon wakil bupati (Bacawabup) pada Pilkada serentak tahun 2024 di Kabupaten Jember.
Setelah sepekan lalu mengambil formulir pendaftaran, Rabu siang (15/5), Sudiyono mengembalikan berkas pendaftaran sebagai bakal calon ke Kantor DPC PDIP Jember.
Kepada awak media, mantan Bacaleg NasDem untuk DPR RI itu menyebut bahwa PDIP menjadi salah satu dari tiga parpol yang sedang diburu rekomendasinya. Sudiyono mengaku sejauh ini tak berkeinginan mendaftar ke semua parpol.
"Saya tidak mendaftar ke semua parpol, daripada terlalu banyak. Karena hati, pikiran, dan istikharah saya mengukur mana yang memungkinkan," kata dia, Kamis (16/5/2024).
Sudiyono juga mengakui bahwa tiga parpol yang tengah diburu rekomendasinya itu memiliki hubungan kedekatan emosional, termasuk bersama PDIP.
"Saya bukan orang asing di DPC PDIP. Saya dekat dengan hampir seluruh pengurus di PDIP," sebutnya.
Sudiyono merasa yakin, tiga parpol ini bakal ia rengkuh rekomendasinya. Dia juga mengaku siap diusung sebagai Bacabup ataupun Bacawabup melalui tiga parpol ini.
"Saya ke PDIP, ke PKB dan ke NasDem. Cukuplah tiga parpol ini saja. Kalau Allah menghendaki, mudah-mudahan bersamaan dengan yang saya harapkan," imbuh pria yang pernah terseret kasus korupsi di Dispendik Jember tahun 2010 silam itu.
Saat itu, Sudiyono datang bersama tim beserta rombongannya. Dia diterima oleh sejumlah pengurus DPC PDIP.
"Beliau (Sudiyono) sudah menunjukkan keseriusannya mengembalikan berkas, H-1 penutupan, atau sebelum tanggal 16 Mei, beliau ingin maju baik di bupati maupun wakil bupati," kata sekretaris Tim Penjaringan PDIP Jember, Hariyanto.
Hariyanto menjelaskan bahwa setelah para bakal calon mengembalikan berkas pendaftaran, maka berlaku mekanisme berikutnya.
"DPC tugasnya hanya menjaring, nanti tahapan lanjut ke DPD sampai ke DPP, dan tahapan itu ada fit and proper, selanjutnya keputusan dan rekomendasi ada di DPP partai (PDIP)," tutup Hariyanto.
Untuk diketahui, Sudiyono menjadi Bacabup-Bacawabup keempat yang telah mengembalikan berkas pendaftaran ke PDIP.
Sebelumnya, beberapa figur yang telah lebih dulu mengembalikan berkas adalah Bupati Jember Hendy Siswanto, Nanang Handono Prasetyo, dan Muhammad Fawait.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Pembelaan Dewi Perssik Usai Dinyinyiri Gegara Kasih Beras 5 Kg dan Uang Rp 10 Ribu ke Warga Jember
-
Lebaran Duluan! Umat Islam di Jember Salat Ied Hari Ini
-
Sempat Bertemu dan Semeja dengan Jokowi, Puan Tegaskan Lagi: Hubungannya dengan PDIP Baik-baik Saja
-
Bertemu di Bukber Puan Ngaku Jelaskan Dinamika Revisi UU TNI kepada Surya Paloh dan Jokowi
-
Sama-sama Hadiri Acara Bukber NasDem, Puan Ngaku Hubungan dengan Jokowi Hangat: Nggak Ada Apa-apa
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno
-
Isi Rumah Warga Gondanglegi Malang Ludes, Pelaku Ternyata Orang Terdekat