SuaraMalang.id - Sebanyak 350 penumpang telah memanfaatkan layanan Kapal Feri gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, menghubungkan Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, dengan Pelabuhan Jangkar di Kabupaten Situbondo. Layanan ini merupakan bagian dari program mudik dan balik gratis yang diberikan selama periode Idul Fitri 2024.
Kasi Teknik Kepelabuhanan UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi, Dishub Provinsi Jatim, Tri Wahyono, menginformasikan bahwa kapal feri KMP Wicitra Dharma I berangkat dari Pulau Raas pada pukul 07.30 WIB dan tiba di Jangkar pada pukul 12.00 WIB pada H+7 Lebaran, yang jatuh pada hari ini.
"Antusiasme warga Pulau Raas terhadap program feri gratis ini sangat tinggi, terutama mereka yang akan kembali bekerja ke Pulau Bali setelah merayakan Lebaran di kampung halaman," ujar Tri Wahyono, Kamis (18/4/2024).
Pada tahap pertama program ini, kapal telah mengangkut sekitar 250 orang penumpang warga Raas yang akan kembali ke Jawa dan Bali.
Tri Wahyono juga menambahkan bahwa kapal feri gratis tahap ketiga atau terakhir akan berlangsung pada 20 April mendatang.
"Lebih dari 200 orang santri dari Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo, sudah terdaftar untuk memanfaatkan kapal gratis ini," imbuhnya.
Edy, seorang warga Pulau Raas, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Jatim atas program mudik atau balik gratis yang sangat membantu masyarakat.
"Kami harap program mudik atau balik gratis ini terus menjadi program tahunan di momentum Idul Fitri," ucap Edy dengan penuh harapan.
Hingga hari ini, atau H+7 Lebaran, baru sekitar 35 persen warga Pulau Raas yang telah menyeberang kembali ke Pelabuhan Jangkar, menandakan bahwa sebagian besar masih menikmati libur Lebaran di pulau tersebut.
Program ini tidak hanya memudahkan warga dalam bertransportasi tetapi juga membantu mengurangi biaya yang harus dikeluarkan selama perjalanan pulang ke tempat kerja atau ke kampung halaman mereka.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
180 Warga Malang Balik gratis ke Jabodetabek dan Banyuwangi
-
Pohon Tumbang Sebabkan Kemacetan di Jalur Pantura Situbondo
-
Kebakaran Rumah Akibat Percikan Api KWH Meter, Motor Thunder Wafi Hangus Terbakar
-
Tiga Wisatawan Asal Jakarta Tenggelam saat Main Kano di Pantai Pasir Putih Situbondo
-
Lelaki STW Adukan Amel Kece ke Polisi Usai Video Asusila Dirinya Viral di TikTok
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus