SuaraMalang.id - Viral sebuah video memperlihatkan seorang pria memukul sejumlah pengendara yang melintas menggunakan gitar. Diketahui aksi pria tersebut terjadi di Jalan Pabrik Gula Kebonagung, Pakisaji, Kabupaten Malang.
Tidak lama setelah viral, pria dalam video tersebut diamankan pihak kepolisian.
Kasihumas Polres Malang, Ipda Dicka Ermantara membenarkan telah mengamankan pria dalam video viral berinisial SG (52).
Pria itu merupakan warga Jalan S Supriadi Gang VII, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Pelaku diamankan di di pinggir jalan Simpang Tiga Rumah Sakit Dr Soepraoen, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Polisi juga mengamankan sebuah gitar yang diduga digunakan pelaku memukul pengendara.
“Pelaku berhasil kita amankan setelah melakukan penyelidikan di lapangan dan identifikasi melalui video yang beredar di media sosial,” kata Ida Dicka dikutip dari Ketik.co.id--jaringan Suara.com, Minggu (14/4/2024).
Pihaknya mengaku rutin melakukan patroli siber di media sosial untuk mendukung Operasi Ketupat Semeru 2024 pada musim mudik lebaran 2024. Kemudian diketahui aksi seorang pria yang meresahkan.
Dalam video yang beredar, terlihat pria tersebut menggunakan gitar memukul ke arah dua orang perempuan yang melintas di wilayah Kecamatan Pakisaji.
Salah satu penumpang sampai turun dari motornya sembari menangis. Korban mengaku dipukul memakai gitar tanpa alasan yang jelas.
Baca Juga: ART di Malang Bawa Kabur Perhiasan Ratusan Juta Milik Majikan, Terungkap Modusnya
“Usai menerima aduan dari masyarakat di media sosial, kami melakukan penyelidikan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi,” katanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, ternyata SG pernah mendapat perawatan di Rumah Sakit Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat, Kecamatan Lawang pada pertengahan tahun 2023.
Hal tersebut diketahui dari keterangan keluarga korban yang didukung dengan surat keterangan berobat.
SG telah lama tidak pulang ke rumah. Pria paruh baya tersebut hidup menggelandang di jalanan. “Terduga pelaku SG ini sempat mendapatkan perawatan di RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat di Lawang, sekitar bulan Mei tahun 2023 lalu,” imbuhnya.
Keluarga sudah berupaya mencari pelaku, namun belum ketemu. Hingga mengetahui sebuah video yang viral.
Dicka mengaku masih mendalami kasus tersebut dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi