SuaraMalang.id - Universitas Negeri Malang (UM), yang baru saja dinobatkan sebagai kampus pendidikan terbaik di Indonesia versi THE World University Rankings (WUR) 2023, terus memperluas spektrum akademiknya dengan membuka program studi baru di luar bidang kependidikan.
Terbaru, UM telah mendirikan Fakultas Kedokteran yang meliputi program studi S1 Kedokteran, S1 Keperawatan, dan S1 Kebidanan.
Selain itu, UM juga mengumumkan pembukaan program studi non-kependidikan lainnya, yaitu S1 Pariwisata, S1 Hukum, dan S1 Sains Aktuaria.
Program studi S1 Pariwisata dan S1 Hukum akan berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Sosial (FIS), sementara program studi S1 Sains Aktuaria akan dinaungi oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Baca Juga: 4 Tempat Makan di Malang yang Cocok Buat Buka Puasa Bersama
Dalam rangka memperluas akses pendidikan tinggi, UM menyediakan daya tampung yang lebih besar untuk penerimaan mahasiswa baru.
Tahun ini, universitas menawarkan kuota sebanyak 12.112 orang, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya 8.000 orang.
Pembagian kuotanya adalah 3.195 untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 3.937 untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Test (SNBT), dan 4.980 untuk jalur seleksi mandiri.
Menurut rencana, tiga program studi dari Fakultas Kedokteran tersebut kini sudah bisa dipilih melalui jalur SNBP, SNBT, dan seleksi mandiri, dengan masing-masing memiliki kuota penerimaan terbatas.
Namun, untuk program studi baru lainnya, calon mahasiswa baru masih harus menunggu ketentuan daya tampung lebih lanjut, karena saat ini hanya bisa diikuti melalui jalur seleksi mandiri UM.
Baca Juga: 7 Surga Ngabuburit dan Takjil Ramadan di Kota Malang yang Ramah di Kantong
Pembukaan program studi baru ini diharapkan tidak hanya memperkaya pilihan akademik bagi calon mahasiswa tetapi juga menandai langkah UM dalam menyumbang sumber daya manusia berkualitas di berbagai bidang. Kampus terbaik di bidang pendidikan ini terus berinovasi dan berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem inovasi yang mendukung pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Berita Terkait
-
Picu 'Bencana' di Malang, Ini Aturan Penerbangan Balon Udara dan Sanksi Bagi yang Melanggar
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
BRI Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Ribuan Sembako Disalurkan & Pemudik Dimudahkan
-
Demi Mengabdi, Mahasiswa Rantau AM UM Tak Pulang Kampung saat Lebaran!
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno