SuaraMalang.id - Menikmati secangkir kopi sambil menghabiskan waktu di kafe telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Kota Malang, terutama di kalangan pemuda dan mahasiswa.
Dengan keberadaan beragam warung dan kafe kopi yang menyebar di seluruh kota, menawarkan berbagai tema dan konsep unik untuk menarik minat pengunjung, persaingan menjadi semakin ketat.
Namun, di antara banyaknya tempat nongkrong di Malang, terdapat sebuah kafe yang menonjol karena konsepnya yang berbeda dan unik, yaitu De Historien Koffie.
De Historien Koffie bukan sekadar tempat untuk menikmati kopi, melainkan juga sebagai sarana edukasi dan refleksi sejarah.
Baca Juga: Jangan Lewatin Nasi Goreng Unik Ini di Malang
Di kafe ini, pengunjung dapat membaca buku dan mempelajari sejarah melalui koleksi buku-buku dan ornamen yang tersedia di setiap sudut ruangan.
Mayoritas koleksi di kafe ini berkaitan dengan budaya dan sejarah kuno, mencakup replika kitab suci Taurat dari zaman Nabi Musa, replika The Dead Sea Scrolls, koleksi Alkitab dalam berbagai bahasa, hingga beberapa edisi Alqur’an.
Semua koleksi ini merupakan hasil dari perjalanan pemilik kafe, Bambang Noorsena, yang sering melakukan penjelajahan ke berbagai belahan dunia seperti Suriah, Mesir, dan banyak tempat lainnya untuk mempelajari budaya dan sejarah.
Selain itu, kafe ini juga menyimpan koleksi sejarah lainnya, termasuk hiasan dinding tentang sejarah Bhinneka Tunggal Ika dan Pustaka Kalimahosaddha, serta buku-buku hasil tulisan Bambang Noorsena sendiri.
Kafe ini menawarkan suasana yang tenang dan kondusif untuk membaca, berbeda dari kafe kopi pada umumnya yang cenderung ramai.
Baca Juga: Pantai Wonogoro, Keajaiban Baru di Malang Selatan dengan Sunset Menawan dan River Waves
Hal ini menjadikan De Historien Koffie tempat yang ideal bagi kaum introvert yang ingin menikmati waktu sendiri dengan kopi dan buku tanpa terganggu oleh keramaian.
Berita Terkait
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
150 Juta Orang Diprediksi Berwisata Saat Lebaran 2025, Kuliner Jadi Magnet Utama
-
5 Spot Berburu Takjil Murah dan Enak di Jogja, Ada yang Gratisan Juga!
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno