SuaraMalang.id - Pembangunan Jembatan Lembah Dieng yang berlokasi di Dusun Sumberejo, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, telah memasuki fase krusial.
Sampai Selasa (16/1), proses pengecoran jembatan ini dimulai, menandai langkah penting dalam proyek infrastruktur tersebut.
Proyek jembatan ini unik karena sepenuhnya dibiayai oleh swadaya masyarakat. Sampai saat ini, biaya yang telah terkumpul dan digunakan untuk pembangunan mencapai Rp 2 miliar.
Saat ini, truk-truk pembawa material terlihat di lokasi, menyuplai bahan untuk proses pengecoran. Menurut Sutikno, Ketua RW 1 Sumberejo, bagian yang sedang dicor mencapai panjang 30 meter.
"Setelah pengecoran selesai, langkah selanjutnya adalah menunggu pengeringan material, yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga minggu," kata dia, Kamis (18/1/2024).
Sutikno juga menjelaskan bahwa proses pengecoran tidak hanya dilakukan pada landasan jembatan, tetapi juga pada dinding jembatan di kedua sisi.
Menghadapi keterbatasan dana, Sutikno mengungkapkan harapannya agar pembangunan jembatan ini mendapat dukungan finansial lebih lanjut, baik dari sektor swasta maupun dari pemerintah.
Meskipun telah berkoordinasi dengan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, hingga saat ini belum ada konfirmasi tentang bantuan. Sutikno menekankan bahwa donasi tambahan sangat dibutuhkan karena anggaran yang ada sudah menipis, meskipun pihak pengembang telah berkontribusi sebesar Rp 10 juta.
Jembatan Lembah Dieng diperkirakan akan kembali dibuka untuk umum pada pertengahan Februari mendatang. Jembatan ini telah ditutup sementara sejak 27 Desember tahun lalu untuk memfasilitasi proses pembangunan.
Baca Juga: 3 Kuliner Malam Terlaris di Kota Malang: Rasa Enak, Harga Terjangkau
Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas di wilayah tersebut, sekaligus menjadi contoh kerjasama komunitas dalam proyek infrastruktur.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
3 Kuliner Malam Terlaris di Kota Malang: Rasa Enak, Harga Terjangkau
-
3 Cafe Estetik di Malang yang Buka 24 Jam: Spot Nongkrong Favorit Anak Muda
-
Pangsit Mie Cak To, Kuliner Legendaris Kota Malang yang Bertahan Sejak 1938
-
Inventori Alamat Empat Cafe di Malang untuk Malam Minggu yang Hangat
-
Eksplorasi Unik Kuliner Kota Malang: Degan Bakar dan Sambal Obong yang Menggugah Selera
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata