SuaraMalang.id - Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan laporan kejadian begal di beberapa kawasan di Kota Malang, mulai dari Sawojajar, Jalan Panjaitan, Penanggungan, kawasan Janti, hingga Blimbing.
Kejadian ini telah menimbulkan rasa resah di kalangan warga, dengan beberapa akun viral seperti @ngalamfess mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, terutama saat pulang larut malam.
Sebuah postingan di akun @info_malang menggambarkan dua insiden begal di Sawojajar.
Percakapan WhatsApp yang diunggah menunjukkan bahwa dua pembegalan terjadi pada Sabtu malam (30/12/2023), di sepanjang Jalan Danau Toba hingga Jalan Danau Kerinci.
"Selamat Sore. Yth. Ketua RW Kel. Sawojajar. Mohon ijin menginformasikan tadi (Sabtu, 30 Desember 2023) malam sekitar pukul 00.30 Wib di JI. D. Toba - JI.D kerinci Sawojajar telah terjadi percobaan pembegalan yg mengakibatkan korban terluka bacokan," demikian percakapan WhatsApp yang beredar di media sosial melalui akun Infomalang, dikutip Rabu (17/1/2024).
Salah satu kejadian melibatkan korban yang dihadang oleh orang tak dikenal dan terluka karena bacokan.
Kasus lainnya juga terjadi di depan Hotel Nooris, Pasar Sawojajar, di mana dua pemuda diberhentikan dan diserang oleh begal.
Dalam keterangan yang ditujukan kepada RW Sawojajar, disebutkan bahwa salah satu pemuda membuang kunci sepeda motornya dan terluka akibat serangan parang.
Warga Kota Malang diimbau untuk selalu waspada, terutama saat melewati jalan sepi dan gelap, serta dihimbau tidak membawa barang berharga yang bisa memancing begal.
Baca Juga: Mahasiswa Unbraw Dikeroyok 9 Kakak Tingkat, Polresta Malang: Kami Tangani Tanpa Diskriminasi
Sebuah narasi di Instagram infomalang menggambarkan pengalaman pelajar yang nyaris menjadi korban begal saat melintas di Jalan Mayjen Panjaitan atau Betek.
Selain itu, pada Rabu (16/1/2024), beredar cerita seorang warga yang nyaris dibegal oleh gerombolan di depan Masjid Sabilillah, Blimbing. Insiden ini menambah daftar kekhawatiran warga Kota Malang terkait maraknya aksi begal.
Hingga saat ini, laporan terkait peningkatan aksi begal di Kota Malang masih dalam proses konfirmasi dengan pihak kepolisian. Warga diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hari.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Mahasiswa Unbraw Dikeroyok 9 Kakak Tingkat, Polresta Malang: Kami Tangani Tanpa Diskriminasi
-
Vespa Klasik Ditabrak Inova sampai Jalan Sendiri ke Dalam Masjid
-
Siska Terjebak Sekte Pemuja Setan di Kota Malang, Awal Masuk Lewat Lembaga Bimbel
-
Warga Cium Bau Busuk, Farid Ditemukan Tewas Duduk di Sofa Ruang Tamu
-
Dusun Kungkuk: Destinasi Wisata Bernuansa Negeri di Atas Awan di Kota Batu
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun, Pertumbuhan Bisnis dan Fundamental Makin Solid
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh