SuaraMalang.id - Parkir satu sisi di kawasan sepanjang Jalan Semeru, Kecamatan Klojen, Kota Malang masih banyak yang melanggar.
Dishub Kota Malang telah menerapkan parkir satu sisi di jalan tersebut dengan memasang plang dan menyosialisasikan ke juru parkir (jukir).
Namun rupanya, masih ada saja yang memarkir di sisi jalan yang ada tanda larangan.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra membenarkan hal tersebut. Dia tidak memungkiri masih banyak yang belum patuh terhadap skema parkir baru tersebut.
"Ini sudah direalisasikan dan seharusnya sudah tidak ada yang parkir disitu. Hasil pengamatan, memang masih ada satu atau dua pelanggaran, tapi tidak sebanyak dulu," ujar Widjaja dikutip dari TIMES Indonesia--media partner Suara.com, Minggu (14/1/2024).
Dia menyayangkan masih adanya pelanggaran parkir di Jalan Semeru. Padahal, skema tersebut dibikin untuk menata kawasan Kayutangan Heritage.
Widjaja menduga, ada dua hal yang membuat realisasi parkir satu sisi masih belum berjalan sempurna.
Menurutnya, terkadang jukir masih mencuri-curi kesempatan menempatkan kendaraan para pengendara di sisi kanan yang seharusnya tidak diperbolehkan.
Selain itu, perilaku pengendara memperburuk kondisi. Widjaja tidak menampik bahwa beberapa pengendara acuh terhadap rambu larangan parkir yang jelas-jelas sudah terpasang di kawasan tersebut.
Baca Juga: Sempat Ditutup 2 Jam, Bandara Abdulrachman Saleh Malang Kembali Dibuka
"Nah ketika ditegur, alasan mereka cuma sebentar atau tidak kebagian tempat. Ini alasan klasik. Jukir juga kita berikan sosialisasi agar patuh dan tidak mengarahkan pengendara ke tempat yang dilarang," jelasnya.
Kendati demikian, kata dia, ada waktu-waktu tertentu yang diperbolehkan parkir di sisi kanan Jalan Semeru. Terutama saat ada kegiatan di gereja pada akhir pekan.
Dishub memperbolehkan parkir bagi mereka yang akan beribadah. "Kebetulan di sana ada gereja. Yang ingin beribadah masih kita fasilitasi," katanya.
Terlepas dari itu, Widjaja menegaskan bila pengendara masih melanggar, akan ada tindakan tegas. Pihaknya mengaku bakal melakukan operasi parkir dan menyasar kawasan Jalan Semeru, Kota Malang.
Apabila masih ada temuan parkir liar, untuk kendaraan roda dua akan langsung diangkut dan roda empat akan dilakukan penggembokan. "Kita segera lakukan untuk memberikan sock teraphy. Jika kita ingatkan tetap saja, akan kita tindak tegas," tegasnya.
Sebagai informasi, sejak akhir tahun 2023 lalu saat Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat melakukan sidak kawasan Kayutangan Heritage, beberapa hal dilakukan perubahan, salah satunya soal parkir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
-
Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok
-
Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial
-
Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule
-
Ekstra 27.000 GarudaMiles, Keuntungan Perjalanan untuk Nasabah BRI Prioritas