SuaraMalang.id - Sebuah kasus yang mencemaskan terjadi di Kabupaten Sampang, Madura, dimana seorang siswi sekolah dasar diduga menjadi korban pemerkosaan.
Tersangka dalam kasus ini adalah seorang kakek, yang juga merupakan tetangga korban. Insiden ini terungkap ketika keluarga korban menjadi saksi mata atas kejadian yang terjadi di dalam kamar.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, Senin, 18 Desember 2023, situasi menjadi tegang ketika keluarga korban mengetahui peristiwa tersebut.
Meskipun keluarga korban mempertanyakan gadis tersebut, ia tidak dapat mengungkapkan apa pun, sehingga mereka memutuskan untuk membawa korban ke Klinik Pratama Azizah untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Petugas klinik, Nur Azizah, mengungkapkan bahwa setelah pemeriksaan, ditemukan adanya luka lecet pada alat vital korban.
Meskipun belum dapat dipastikan apakah itu merupakan dampak dari pemerkosaan, luka tersebut mengindikasikan bahwa korban telah mengalami perlakuan kasar.
Azizah menyarankan keluarga korban untuk melapor ke kepolisian agar korban dapat menjalani pemeriksaan forensik lebih lanjut.
Menanggapi situasi ini, keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian tanpa didampingi oleh lembaga bantuan hukum.
Kapolsek Robatal, Iptu Siswanto, mengonfirmasi adanya laporan tersebut. Namun, mengingat keterbatasan kewenangan Polsek dalam penyelidikan, kasus ini telah diserahkan ke Polres Sampang.
Baca Juga: Mahfud MD Pede Menang di Madura Meski Hasil Survei Unggul Anies: Itu Kan Dulu
Keluarga korban, yang telah membawa video pengakuan korban saat ditanya oleh seorang bidan, berharap agar keadilan dapat ditegakkan.
Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus yang telah menggegerkan masyarakat setempat ini.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Mahfud MD Pede Menang di Madura Meski Hasil Survei Unggul Anies: Itu Kan Dulu
-
Hadapi Madura United, Arema FC Mencoba Ingin Tampil Lebih Konsisten
-
Arema FC Sulit Bermain Konsisten, Fernando Valente Ungkap Penyebabnya
-
Survei UMM: Ganjar-Mahfud MD Unggul di Kawasan Arek, Tumbang di Madura
-
Bertekad Keluar dari Zona Degradasi, Arema FC Bidik Kemenangan Lawan PSM Makassar dan Madura United
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi