SuaraMalang.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi lonjakan jumlah kendaraan yang akan memasuki kota selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.
Menurut Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, diperkirakan akan ada lebih dari 11 ribu kendaraan per hari selama puncak musim liburan Nataru.
Widjaja mengungkapkan, peningkatan arus lalu lintas ini sebagian besar disebabkan oleh daya tarik destinasi wisata baru di kota tersebut, yaitu Kajoetangan Heritage.
"Kami memperkirakan jumlahnya akan lebih banyak dibandingkan tahun lalu, sedikit di atas 11 ribu kendaraan di puncak Nataru," jelas Widjaja, Sabtu (16/12/2023).
Untuk mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi, Dishub Kota Malang telah menyiapkan personel yang akan bertugas di titik-titik rawan kemacetan dan exit tol Malang.
Beberapa titik yang diperkirakan akan mengalami kemacetan meliputi Jalan Ahmad Yani, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Kebonsari (Kacuk), dan Simpang Tunggulwulung.
"Kami telah menyiapkan petugas untuk mengatur lalu lintas dan akan melakukan rekayasa lalu lintas jika diperlukan," tambah Widjaja.
Selain itu, Dishub juga akan bekerja sama dengan Polresta Malang Kota untuk membentuk posko pelayanan dan tiga posko pengamanan.
Posko pelayanan akan ditempatkan di depan Gereja Katedral Jalan Ijen, sedangkan posko pengamanan di Malang Creative Center (MCC), BTN Sawojajar, dan Jembatan UB.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Penginapan Hemat di Malang, Harganya di Bawah Rp100 Ribu
Di sisi lain, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki, menegaskan bahwa Kajoetangan Heritage telah menjadi magnet baru bagi wisatawan.
Ia memprediksi hotel di sekitar kawasan tersebut akan mengalami peningkatan pemesanan selama Nataru.
"Momen Nataru ini akan dimanfaatkan oleh pelaku hotel untuk menarik lebih banyak tamu. Kami berharap okupansi hotel akan mencapai 80 persen, meskipun saat ini baru sekitar 50 persen," terang Agoes.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan pemesanan kamar hotel biasanya terlihat pada pekan ketiga bulan Desember.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Penginapan Hemat di Malang, Harganya di Bawah Rp100 Ribu
-
Kamis Besok, Jokowi ke TPA Supit Urang dan SMKN 10 Malang
-
Pernah Jadi Calon Bupati, Heri Cahyono Resmi Deklarasi Maju Wali Kota Malang di Pilkada 2024
-
Cegah Banjir, Drainase Peninggalan Belanda di Malang Akan Direvitalisasi
-
Jalan Bandung Malang Ambles Sisakan Lubang Menganga Sedalam 5 Meter, Ternyata Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan