SuaraMalang.id - Sekali waktu, menjadi sopir angkutan kota (angkot) di era 70-80an di Kota Batu, merupakan pekerjaan yang diidamkan banyak orang.
Pendapatan yang menggiurkan dan reputasi sebagai primadona menjadi daya tariknya.
Namun, kini, nasib para sopir angkot ini telah berubah drastis, tergerus oleh perkembangan zaman dan kondisi ekonomi yang berubah.
Menurut Wakil Ketua Organda Kota Batu Arok Sujarwo, penghasilan bersih harian sopir angkot saat ini hanya sekitar Rp15 ribu.
"Itu setelah dipotong biaya bensin dan setoran," kata Arok Sujarwo, dikutip hari Selasa (12/12/2023).
Rata-rata penghasilan kotor mereka per hari adalah Rp100 ribu, namun setelah dipotong biaya BBM dan setoran, hanya sedikit yang tersisa.
Situasi ini menjadi lebih sulit pasca pandemi Covid-19, dengan hampir 50 persen dari total 368 angkot di Kota Batu menyerah pada kondisi ekonomi yang sulit.
Beberapa sopir terpaksa berhutang untuk memenuhi setoran, dan banyak yang akhirnya berhenti bekerja karena beban utang yang menumpuk.
Untuk bertahan, beberapa sopir angkot mencoba mencari alternatif dengan menyewakan kendaraan mereka untuk wisata, terutama di akhir pekan. H
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Malang Raya 9 Desember 2023: Hati-Hati Hujan Petir di Akhir Pekan
al ini sedikit membantu meningkatkan pendapatan mereka, terutama di jalur-jalur wisata seperti kebun petik apel dan tempat wisata lain di Kota Batu.
Ketua Organda Kota Batu, Heri Junaedi, menambahkan bahwa kondisi ini diperparah oleh pandemi, zonasi sekolah, dan persaingan dengan moda transportasi online.
Dampaknya sangat terasa dalam tiga tahun terakhir, di mana jumlah penumpang turun secara signifikan.
Saat ini, hanya sekitar 50 persen angkot yang masih beroperasi, dengan kondisi yang sangat sepi.
"Angkot hanya ramai saat hari raya dan musim liburan, terutama yang menuju jalur wisata seperti Selecta," kata dia.
Heri menjelaskan, sebelum pandemi, penghasilan sopir angkot bisa mencapai Rp200 hingga Rp300 ribu per hari, cukup untuk menutupi setoran harian dan bensin.
Berita Terkait
-
Prakiraan Cuaca Malang Raya 9 Desember 2023: Hati-Hati Hujan Petir di Akhir Pekan
-
Bumiaji Kota Batu Diterjang Banjir Bandang, Puluhan Rumah Terdampak
-
Bukan Bus Sekolah, Angkutan Gratis Pelajar Kota Batu Manfaatkan Armada Ini
-
5 Rekomendasi Hotel di Kota Batu untuk Staycation, Dilengkapi Playground dan Waterpark
-
Prakiraan Cuaca Malang Raya 5 Desember 2023: Hujan Siang sampai Malam Hari, Sedia Payung
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin