SuaraMalang.id - Dalam sebuah kejadian yang membingungkan, Yadi Sembako, seorang komedian ternama, dituduh sebagai pelaku penipuan oleh Muhammad Adri Permana dan Ade Amelia Napitupulu.
Tuduhan ini muncul setelah Yadi menandatangani sebuah cek yang ternyata kosong dari Gus Anom sebagai pembayaran untuk EO milik Adri dan Ade.
Ketika diwawancarai oleh InsertLive di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Yadi Sembako mengungkapkan rasa kebingungannya.
"Saya hanya menjalankan perintah dari Gus Anom. Saya bahkan tidak tahu kalau cek itu kosong. Semua yang saya lakukan, termasuk menandatangani cek, adalah atas perintah Gus Anom," jelas Yadi.
Menurut Yadi, alasan utama dirinya terlibat dalam acara yang diselenggarakan oleh Gus Anom adalah karena ia melihatnya sebagai kesempatan untuk mendapatkan berkah.
Yadi percaya bahwa berkolaborasi dengan Gus Anom, seorang tokoh keagamaan yang berpengaruh, akan membawanya pada hal-hal positif.
"Saya hanya ingin membantu dan berharap mendapatkan berkah dari kerjasama dengan Gus Anom. Namun, ternyata realitas yang saya hadapi sangat berbeda dari harapan," ungkap Yadi dengan sedih.
Meski namanya kini tercoreng dan dituduh melakukan penipuan, Yadi Sembako masih berharap agar masalah ini dapat diselesaikan dengan baik.
Ia beruntung karena Gus Anom bersedia untuk melunasi pembayaran kepada pihak EO dan para artis yang terlibat.
Baca Juga: Yadi Sembako Dituding Penipuan Karena Cek Kosong: Siap Jual Rumah untuk Nama Baik
"Saya berharap masalah ini dapat segera diselesaikan. Semoga Gus Anom segera menyelesaikan pembayaran kepada EO dan rekan-rekan artis lainnya," pungkas Yadi.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Yadi Sembako Dituding Penipuan Karena Cek Kosong: Siap Jual Rumah untuk Nama Baik
-
Terjerat Penipuan Rp 198 Juta, Yadi Sembako Dilaporkan ke Polisi
-
Perdana Hadapi Kasus Hukum, Yadi Sembako Gemetar Diperiksa Polisi Atas Kasus Penipuan
-
Dilaporkan ke Polisi Terkait Kasus Penipuan Rp 198 Juta, Yadi Sembako Jual Rumah
-
Yadi Sembako Putuskan Hubungan dengan Gus Anom, Imbas Dilaporkan Kasus Penipuan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata