SuaraMalang.id - Bakal Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo buka suara mengenai bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya di Pilpres 2024.
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengungkapkan sejumlah nama telah masuk, salah satunya dari kalangan Nahdliyin. "Sabar, kan belum pendaftaran dan yang masuk (bursa cawapres) ada banyak. Dari Nahdlatul Ulama (NU) ada banyak, dari mana-mana juga banyak," ujarnya di sela kunjungan ke Malang, Jumat (13/10/2023).
Dia meminta semuanya bersabar, karena dalam waktu dekat akan ada pengumuman. "Sabar, tenang saja, pengumuman juga sebentar lagi," katanya dilansir dari ketik.co.id--jaringan suara.com.
Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke Ponpes Al-Hikam. Dia mengungkapkan maksud kedatangannya tidak untuk meminta dukungan, melainkan bersilaturahmi.
Politikus PDI Perjuangan mengaku memiliki pengalaman berkesan dengan pendiri Ponpes Al-Hikam Malang, KH A. Hasyim Muzadi.
"Saya sama Pak Ahmad Basarah ini naik haji di 2012, dan ingat betul beliau (Hasyim Muzadi) waktu itu sebagai Amirul Hajj juga memberikan khutbah yang bagus sekali saat itu. Beliau berkata apa ukurannya kalau haji dikatakan mabrur. Ya kalau sepulang itu ada kesalahan sosial pada dirimu. Itu menurut saya ilmu yang luar biasa supaya orang menjadi lebih baik," sambungnya.
Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PDIP, Ahmad Basarah mengatakan, pendaftaran pasangan capres dan cawapres baru dibuka pada 19 Oktober 2023. Artinya, masih ada waktu bagi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri untuk mempertimbangkan siapa yang cocok menjadi pendamping Ganjar.
"Saya kira waktu yang tersisa ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Ketum Parpol dan Mas Ganjar untuk mencari siapa bacapres terbaik," katanya.
Basarah menegaskan sudah ada beberapa nama yang masuk di kantong Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Nasib Apes Jokowi Jika Gibran Jadi Cawapres Prabowo: Citra Buruk, Bakal Dimusuhi PDIP?
"Beberapa nama memang sudah mengerucut dalam pikiran Bu Megawati dan sudah dikomunikasikan dengan para Ketua Umum Parpol lain. Tapi pada akhirnya keputusan itu sampai dengan saat ini masih dalam proses penggodokan," sebutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak
-
Terbongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Malang Beromzet Jutaan
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan