SuaraMalang.id - Angin kencang menerjang wilayah Kota Batu, Minggu (8/10/2023). Sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu mengatakan, angin kencang tersebut terjadi diwilayah Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo. Salah satu bangunan yang rusak terimbas angin kencang, yakni Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Kota Batu.
Dia menuturkan, atap bangunan MTs Negeri Kota Batu mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
"Angin kencang menyebabkan atap gedung asrama putri MTs Negeri Kota Batu dengan dimensi 15 meter dan lebar lima meter terbang," ujarnya dikutip dari Antara.
Atap tersebut kemudian menimpa garasi rumah dinas milik sekolahan yang menyebabkan kerusakan.
Selain merusak sekolah, angin kencang yang terjadi pada siang sampai sore hari tersebut juga memutus kabel milik PT Telkom dan kabel Penerangan Jalan Umum (PJU).
"Kemudian juga terjadi peristiwa pohon tumbang di kawasan Alun-Alun Kota Batu. Pohon ceri dengan tinggi sepuluh meter dan diameter 25 sentimeter tumbang menimpa sejumlah kendaraan yang sedang parkir," katanya.
Pohon ceri di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu juga ambruk terkena angin kencang. Peristiwa tersebut sempat mengakibatkan arus lalu lintas terganggu.
"Pohon tumbang tersebut mengakibatkan separuh jalan tertutup dan mengganggu arus lalu lintas," katanya.
Baca Juga: 4 Penginapan Nuansa Alam di Kota Batu, Staycation Nyaman Rilekskan Pikiran
Pihaknya memastikan telah melakukan pembersihan dilokasi kejadian tidak lama setelah bencana tersebut berlangsung.
BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati pada saat melakukan aktivitas di luar ruangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok
-
Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah
-
Rayakan HUT ke-81 RI, BRI Tebar Promo Spesial
-
Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap
-
Microsleep Sang Sopir Pikap Menghentikan Langkah Kecil Bocah Asal Malang Selamanya