SuaraMalang.id - Ahmad Dhani memberikan pesan mendalam kepada ketiga putranya, Al Ghazali, El Rumi, dan Dul Jaelani, tentang pentingnya hidup merdeka dan berprinsip.
Pria yang juga dikenal sebagai pentolan grup band Dewa 19 ini menekankan bahwa mereka tidak perlu selalu mengikuti kehendak orang tua mereka, termasuk dirinya dan mantan istrinya, Maia Estianty, terlebih kini mereka telah dewasa.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @kecap_bango1928 pada Sabtu (16/9/2023), Dhani menjelaskan pendapatnya terkait kebebasan individu dalam menentukan jalan hidupnya sendiri.
Menurutnya, menjadi laki-laki dewasa berarti memiliki pemikiran dan pilihan jalan hidup sendiri, termasuk dalam hal pendidikan.
"Kalau El kuliah, kalau Al nggak, Dul juga nggak. Saya memang membebaskan mereka, sih," ungkap Dhani dengan nada penuh pengertian.
Ia bahkan mengingatkan anak-anaknya untuk selalu mengikuti hati nurani mereka dalam setiap pengambilan keputusan, bahkan jika itu berarti berbeda dengan keinginan sang ibu.
Dhani mengaku pernah marah ketika ketiga putranya ingin mengikuti kehendak Maia Estianty.
Ia menegaskan, "Justru waktu itu disuruh sama ibunya, saya marahin ya. 'Kamu jangan ikutin bundamu, apa yang kamu ikuti kata hatimu. Kamu jangan ikuti ayah juga, jangan ikuti bunda, ikuti katamu sendiri'."
Ahmad Dhani mengingatkan bahwa hidup tidak hanya tentang popularitas atau kesuksesan. Baginya, hal terpenting adalah hidup merdeka dan mengejar kebahagiaan pribadi.
Baca Juga: Ahmad Dhani Marahi Ketiga Putranya Gara-Gara Turuti Kemauan Maia Estianty: Jangan Ikuti Bundamu
"Kesuksesan, popularitas itu bukan tujuan utama, buat saya ya. Karena saya dulu, saya orangnya nggak pernah bercita-cita jadi terkenal," kenangnya.
Menggali lebih dalam, Dhani menjelaskan bahwa esensi dari hidup adalah merdeka, termasuk memiliki kebebasan dari pengaruh orang tua.
"Yang penting bahagia, yang penting hidupnya merdeka. Itu kan yang paling susah, hidup merdeka. Esensi dari hidup itu merdeka. Merdeka dari siapa pun," pungkasnya dengan bijak.
Melalui pesan ini, Ahmad Dhani ingin anak-anaknya mengerti bahwa merdeka adalah hak semua orang, dan bahwa mereka seharusnya berani untuk menjalani hidup sesuai dengan keinginan dan prinsip mereka sendiri, tanpa harus terikat oleh harapan atau keinginan orang lain, termasuk orang tua mereka.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Marahi Ketiga Putranya Gara-Gara Turuti Kemauan Maia Estianty: Jangan Ikuti Bundamu
-
Dul Jaelani Sombong Ngaku 1000 Wanita Ingin Tidur di Sampingnya, Bagaimana Tanggapan Tissa Biani?
-
Ahmad Dhani Beberkan Kekurangan Maia Estianty yang Tak Dimiliki Mulan Jameela
-
Sering Didebatkan Netizen, Ahmad Dhani: Yang Pernah Lihat Maia dan Mulan Telanjang Itu Cuma Gue
-
8 Potret Kedekatan Aaliyah Massaid dan El Rumi, Pernah Dijodohkan Warganet tapi Jadinya Sama Thariq Halilintar
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Detik-Detik Yaim Min Tumbang di Polresta Malang: Mengembuskan Napas Terakhir Saat Lapor Polisi
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Modal 3 Jutaan Bisa Punya Laptop Gahar? Ini 5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang