SuaraMalang.id - Pada awal tahun 2019, musisi sekaligus politikus kontroversial, Ahmad Dhani, sempat menjalani hukuman penjara selama 1,5 tahun akibat ujaran kebencian melalui media sosial Twitter.
Beberapa nama pejabat publik seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Ma'ruf Amin turut terseret dalam kontroversi cuitan tersebut.
Dalam sebuah wawancara bersama Anang di program YouTube NGOBROL ASIX, Ahmad Dhani menyatakan bahwa ia hanya berusaha berbicara jujur sesuai dengan pikiran dan pendapatnya saat itu.
"Saya hanya berusaha untuk tidak berbicara bohong. Saya berbicara apa yang ada di pikiran saya, namun kejujuran bisa saja menyakiti, terutama mereka yang berkuasa. Berkuasa tidak hanya pemerintah, tetapi juga mereka yang memiliki uang," ungkap Ahmad Dhani, dikutip hari Senin (17/7/2023).
Dia melanjutkan, "Orang-orang berkuasa dengan uang mereka bisa membeli hukum. Seperti kata Mahfud MD, hukum telah menjadi industri."
Walaupun sempat menghadapi hukuman penjara, Ahmad Dhani tidak berhenti untuk terus terlibat dalam dunia politik. Menurutnya, pengalaman di penjara justru akan memperkuat karir politik seseorang.
"Jika kita melihat film-film mafia, biasanya yang pernah masuk penjara menjadi tokoh penting," ujarnya.
Ahmad Dhani juga mengungkapkan visi politiknya, apabila diberikan kesempatan menjadi pejabat publik, yaitu mewujudkan pembangunan karakter bangsa Indonesia, atau nation and character building.
"Kita ingin memiliki negara dengan karakter yang kuat. Sampai sekarang, menurut saya, pembangunan karakter nasional Indonesia belum pernah dilakukan dengan benar," ucapnya.
Baca Juga: Soal Probowo Diundang Konser di Solo, Ahmad Dhani: Tanya Mas Gibran
Saat ini, Ahmad Dhani dikabarkan tengah bersiap untuk kembali bertarung di dunia politik sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2024 mendatang. Dia berencana mendaftarkan diri untuk daerah pemilihan Jawa Timur.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Soal Probowo Diundang Konser di Solo, Ahmad Dhani: Tanya Mas Gibran
-
Hadir di Acara Gerindra, Kang Dedi Mulyadi Diteriaki Jadi Gubernur Jawa Barat
-
Dewa 19 Bakal Konser di Solo, Ahmad Dhani Sebut Terbaik dan Terbesar Sepanjang Sejarah
-
Budi Arie dan Nezar Patria Sumringah Saat Sertijab dengan Mahfud MD Sampai Berfoto dengan Pose Ini
-
Mulan Jameela Akui Ada Rasa Beda Nikah dengan Ahmad Dhani, Netizen: Nyesel gk jadi pelakor?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang